Kamis, 12 Maret 2009

JABATAN


JABATAN
Rasulullah saw, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim (Muttafaqun alaihi), pernah berkata kepada Abdurrahman bin Samurah, ''Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah kamu meminta suatu jabatan (kursi), karena sesungguhnya jika kamu diberi suatu jabatan tanpa memintanya maka kamu akan mendapat pertolongan Allah dalam menjalankan jabatan itu. Tetapi kalau kamu diberi jabatan karena meminta, maka (beban) jabatan itu diserahkan sepenuhnyakepadamu.''Mengapa manusia suka akan ''kursi'' yang satu ini? Jawabannya mudah: karena ia memberikan janji kenikmatan. Sehingga walaupun ia harus mengorbankan harta atau nyawa sekalipun, akan dilakukannya. Bagi yang menganggap kursi atau jabatan sebagai ''komoditi nonmigas'', maka ia akan menghitungnya dengan perhitungan bisnis. Biaya, tenaga, pikiran, dan segala pengeluaran akan dianggapnya sebagai modal usaha yang harus mendatangkan keuntungan dalam waktu tertentu.Tampaknya kebanyakan manusia belum tahu apa sesungguhnya jabatan itu, dan apa akibatnya di akhirat nanti. Rasulullah saw menegaskan, ''Sesungguhnya kamu sekalian akan berambisi untuk dapat memegang suatu jabatan, tetapi nanti pada hari kiamat jabatan itu menjadi sebuah penyesalan'' (HR Bukhari). Penyesalan yang muncul kemudian dikarenakan ia tidak sadar bahwa apa yang dilakukannya selama menjabat adalah telah ''memperdagangkan'' rakyat untuk kepentingan hawa nafsunya. Rakyat menjadi sapi perah baginya dan sumber kesenangan diri dan keluarganya. Padahal mestinya, dialah yang harus menjadi pelayan rakyat, karena jabatan adalah amanah Allah melalui rakyat.Jabatan itu tidak perlu diminta, kecuali benar-benar tidak ada yang sanggup memikulnya. Kemudian, bila ia mengetahui bahwa ada orang lain yang lebih mampu memikulnya, hendaknya ia serahkan jabatan itu kepadanya. Ini seperti yang dilakukan oleh Nabi Yusuf yang pernah meminta jabatan kepada Raja Mesir. Hal itu ia lakukan, selain sebagai upaya menyelamatkan negeri itu dari bahaya kelaparan akibat tujuh tahun musim paceklik, juga lantaran ia tahu betul tentang ilmu perbendaharaan dan bagaimana menjaga amanah.Sedang bagi yang tak mampu memegang jabatan, seyogianya bertindak seperti apa yang pernah disabdakan Nabi saw kepada Abu Dzar. Beliau berkata, ''Wahai Abu Dzar, sesungguhnya aku melihat kamu itu lemah dan sesungguhnya aku mencintaimu sebagaimana aku mencintai diriku sendiri. Janganlah kamu menjadi pejabat, walaupun hanya terhadap dua orang dan jangan sekali-kali kamu mengelola harta anak yatim.'Itulah bukti kecintaan Nabi kepada sahabatnya. Beliau tidak rela jika Abu Dzar menyesal di kemudian hari. Melaksanakan jabatan harus dibekali ilmu di samping iman. Ilmu tanpa iman ibarat orang buta. Orang buta tidak akan pernah bisa melihat rambu-rambu jalan, kapan ia harus berhenti, dan kapan harus jalan. Seorang pejabat -- jika tidak ingin jabatannya kelak menjadi penyesalan -- hendaknya bersifat amanah: menggunakan haknya dan menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya dan siap mengembalikan amanah tersebut kepada pemiliknya, Allah swt (HR Muslim). -ahi

Selasa, 10 Maret 2009

PEMBERITAHUAN


PEMBERITAHUAN


Assalamu Alaikum Wrwb..


Kepada semua pendukung, simpatisan dan warga masyarakat yang telah mendukung kami sebagai Caleg DPR RI Dapil Jabar VII No. Urut. 4 PARTAI INDONESIA SEJAHTERA pada pemilu 9 April 2009 dengan ini kami sampaikan bahwa :


Sejak tanggal 11 Februari 2009 kami telah MENGUNDURKAN DIRI sebagai Caleg DPR RI dan sekaligus juga MENGUNDURKAN DIRI dari keanggotaan PARTAI INDONESIA SEJAHTERA.


Hal ini kami lakukan karena tuntutan tugas baru yang harus kami jalani berada pada posisi yang netral, sehingga tidak lagi memungkinkan kami untuk terus aktif dan beraktivitas di Parpol maupun sebagai Caleg apapun. sehingga dengan berat hati kami sampaikan keputusan tersebut.


Kepada semua pendukung, simpatisan dan warga masyarakat serta Team Sukses, Chanelling Agent yang telah berjuang dilapangan untuk membantu proses pencalonan kami dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya karena tidak dapat memenuhi harapan teman-teman semuanya, dan saya yakin dan percaya bahwa apa yang telah kita lakukan bersama selama ini Insya Allah tidak ada yang sia-sia, dan semuanya membawa kebaikan bila kita lakukan dengan ihklas dan niat yang baik, minimal kita semua memiliki pengalaman berpolitik dan menambah jaringan (network) serta memiliki kontribusi buat negara dan bangsa yang kita cintai.


Kepada DPP, DPC dan PAC Partai Indonesia Sejahtera, terutama pak Ketum H. Budiyanto Darmastono, Pak Sekjen Pak Marnixon RC Willa, Pak Salman - DPP, Ibu Vega Violeta - Caleg DPRD Karawang, Pak Willy - Ketua DPC Karawang, Pak Teddy - Caleg DPRD Bekasi, Pak Agus - Wkl Ketua PAC Klari & ketua PAC Klari, kami sampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas bantuan, dukungan dan kerjasamanya selama ini, semoga PIS dapat memenangkan pemilu Legislatif dan dapat mengusulkan Capres-nya pada pemilu Presiden.. sukses terus...!!!


Kepada Pak Rudi Hartono - Ketua Dewan Pembina, Pak Zack - Ketua Team Sukses, Pak Dovi - Manager Ops Team Sukses, Pak Odink - Manager Lapangan Team Sukses, pak ARA - Team Ahli/ IT Support, Pak Iwan - Team Sukses, Pak BIR - Legal Team Sukses, Pak Akbar - Team Sukses Funding Ref's Bandung, Pak Bambang - Team Sukses Ref's Purwakarta, Pak Haji Fauzi - Printing & Media, Ibu Shelly - bendahara Team Sukses, Pak Baharuddin - Advisor, dan semua teman-teman CA (Channeling Agent) lapangan di Kabupaten Karawang, Kab Purwakarta dan Kab. Bekasi juga kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas bantuan dan supportnya, mohon maaf belum dapat memenuhi harapan teman-teman semuanya, semoga dalam kesempatan lain kita dapat bekerjasama lebih baik lagi...


Kepada Abah & Mama, terima kasih juga atas masukkan, dukungan dan do'anya selama ini, juga buat keluarga, istri-ku dan anak-anak-ku yang telah juga mendukung pencalonan ini papa ucapkan terima kasih setulusnya, juga buat keluarga besar Diang Rampai kami sampaikan terima kasih atas supportnya...


Akhirnya kepada masyarakat luas, simpatisan dan pendukung pencalonan kami, kembali kami mohon maaf dan terima kasih atas dukungan dan do'a restunya selama ini, semoga Pemilu 2009 dapat membawa perubahan yang lebih baik untuk negara dan bangsa kita... amiiin...


Terus berjuang untuk bangsa, negara dan siapapun pemimpinnya semoga fathonah, amanah, shiddiq dan tabliq...


"tak ada satu helai daun-pun yang jatuh ke tanah tanpa sepengetahuan-NYA, dan tak ada satu butir debu-pun yang terbang di udara tanpa ijin-NYA"...


Wassalamu Alaikum Wrwb...


NINDYA NAZARA


silahkan kunjungi blog kami di http://blognindyanazara.blogspot.com




Senin, 23 Februari 2009

AKTIVITAS MENGAJAR


AKTIVITAS MENGAJAR


Pada Sabtu 21 Februari 2009 lalu, disela-sela kesibukan kampanyenya, Nindya Nazara - Caleg DPR RI PIS33 Dapil Jabar VII masih sempat melakukan aktifitas mengajar untuk internal ADIRA FINANCE (ADMF), bersama-sama teman-teman Manager di Kantor Pusat sebagai trainer yaitu Bapak Denny Riza Farib - Kadep Credit, Bapak Budi Wirawan - Kadep HRR, Bapak Kuncoro - Kadep Audit dan Bapak Tawakal Thawaf - Section Head Credit dibantu para ATS (Adira Training Support) menyelenggarakan pelatihan ASQ (Adira Spiritual Quation) di Menara BDN Thamrin yang di-ikuti 150 karyawan ADMF kantor pusat.

Trainee dimulai pukul 08.00 WIB yang dibuka oleh Ibu Tantri - Kadiv IT mewakili BOD dan membacakan sambutan President Director ADMF Bapak Stanley Setia Atmadja, Trainee terbagi 4 sesi hingga sore hari, sesi pertama sempat terhenti karena padamnya listrik, beruntung panitia dapat menanggulangi dan trainer mengalihkan perhatian dengan memberikan game, saat sesi kedua baru saja mulai juga terjadi masalah dimana film tidak dapat muncul, sehingga saat perbaikan slide juga diselingi dengan games, setiap sesi juga disisipi permainan sehingga peserta tidak jenuh yang diberikan hadiah berupa buku, CD, dan coklat, dimana setiap game mempunyai makna dan arti.

Trainee akhirnya berakhir tepat adzan magrib, dan penutupan oleh Pak Budhi Wirawan mewakili BOD dan Departemen Training ADMF, setelah evaluasi dan resolusi peserta bubar. Trainee ASQ adalah program internal trainee untuk karyawan ADMF level staff, dimana program ini telah dilaksanakan selama 4 bulan penuh dan berhasil dilakukan diseluruh cabang ADMF dan jaringannya (+/- 300 cabang dan refresentatif Office), untuk level Sectioan Head, Manager dan General Manager telah mengikuti ESQ165 (Ary Ginanjar Agustian), Para Traner direkrut dari HO dan Area Manager sebanyak 40 orang dan dikumpulkan di Bukit Hijau Puncak Jabar untuk dibekali materi dan merekalah yang bertugas menyampaikan tugas mulia ini kepada seluruh staff ADMF di cabang-cabang seluruh Indonesia, sehingga diharapkan seluruh karyawan ADMF (+/- 14 ribu) dapat memahami makna puncak spiritual (Ultimate Mining) dan dapat menerapkan (aplikasi) dalam kehidupan dan pekerjaan diunit kerjanya masing-masing dengan pemahaman IQ, EQ & SQ... (NNA)
Blog dapat diakses di : http://blognindyanazara.blogspot.com


Rabu, 11 Februari 2009

BERKIBARLAH BENDERAKU



BENDERA PIS 33 DIPELOSOK KALIMANTAN

Disela-sela kesibukan kampanye, Nindya Nazara - Caleg PIS 33 DPR RI Dapil Jabar VII No. Urut 4 dalam kesempatan perjalanan bisnis ke Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu - Kalimantan Selatan pada sabtu - minggu 7 & 8 Februari 2009, sempat mengamati situasi dan kondisi atribut parpol peserta pemilu 2009 yang dipasang sepanjang jalan. perjalanan sejauh 250 km dari kota Banjarmasin menuju Batu Licin ditempuh 8 jam karena jalan hancur akibat dilalui dump truck besar mengangkut batu bara yang lalu lalang (hauling) dari lokasi tambang menuju stock file dan pelabuhan.

Selama berjam-jam hanya menjumpai bendera 5 partai besar dan populer diantaranya bendera partai Golkar, PDIP, PKS, PPP, Gerinda, Hanura, sedikit bendera PBB dan PDP, memasuki Kabupaten Tanah Laut sebelum ibu kota Pelaihari terlihat bendera PIS 33 berkibar beberapa buah kemudian hilang sampai beratus kilometer dan baru dijumpai kembali di Kabupaten Tanah Bumbu berdampingan dengan bendera 5 partai besar lainnya.

Melihat bendera PIS 33 berkibar dipedalaman Kalimantan, sungguh suatu yang langka dan sekaligus membanggakan, walaupun PIS adalah partai baru dan belum populer, namun diantara parpol lainnya yang seangkatan dapat dikatakan PIS masih terlihat eksis hingga ke pelosok Kalimantan dan bendera PIS33 berkibar dengan gagahnya berdampingan dengan bendera parpol besar. Sayangnya kami tidak sempat mengabadikan bendera PIS karena dalam perjalanan mobil dengan kecepatan tinggi.

Tampak gambar (dari kiri ke kanan) : Elvin S. Siregar (Manager Bank Danamon Jakarta), Mansyur (Penyelia Pemasaran - BNI Syariah Balikpapan), Nindya Nazara (Caleg PIS33 DPR RI/ Jabar VII), Teuku Maulatsyah (Pimpinan BNI Syariah Balikpapan) dan Hendra (PT. BCM) dilokasi Pelabuhan Khusus Batubara BCM 2 desa Tungkaran Pangeran - Batu Licin Kalsel, tampak belakang stockfile dan crusher/ belt conveyor loading batubara milik PT. Arutmin Indonesia. (NNA)

Blog dapat diakses di : http//blognindyanazara.blogspot.com



Selasa, 03 Februari 2009

TEMU WARGA DI KABUPATEN BEKASI

KAMPANYE NASI UDUK

Sabtu 31 Januari 2009 menjelang malam kami dan rombongan tiba diperbatasan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang untuk menyambangi simpatisan PIS33 dan silaturahim kepada warga desa, bertempat dikediaman salah satu warga Nindya Nazara - Caleg PIS33 DPR RI Dapil Jabar VII No. Urut 4 melakukan temu dan sosialisasi surat suara untuk meraih dukungan dan simpati warga pada pemilu 9 April 2009 nanti.

Setelah selesai presentasi dengan para warga, team sukses beristirahat melepaskan lelah dan sambil mengisi perut ala kadarnya, kami singgah di warung nasi uduk pinggir jalan dan segera kami disuguhi nasi uduk dengan telur, bakwan dan krupuk, Pak Odink (Team Sukses) sempat pusing dan menderita masuk angin karena sejak pagi, siang hingga sore hari lupa makan. Sebelum pamit pulang tak lupa kami memperkenalkan PIS33 kepada pemilik warung dan memberikan brosur, kaleder dan stiker yang disambut senyuman antusias dan langsung menempelkannya pada dinding warung.

oleh Team Sukses : blog dapat diakses di http://blognindyanazara.blogspot.com/

BERSAMA MARIO TEGUH - SANG MOTIVATOR


BERSAMA MARIO TEGUH
Jakarta, 2 Jan'09 bertempat di JHCC Senayan Jakarta dalam kesempatan acara Kick Off Meeting Adira Finance yang bertema Striving For The Best In Uncertain Times dimana dihadiri oleh seluruh manager : Pimpinan Cabang, Regional Division Head, Division Head dan BOD yang berjumlah +/- 400 orang, dimana meeting menampilkan pembicara para Direksi Adira Finance yang memaparkan kinerja 2008 dan rencana kerja serta target 2009, Pak Stanley Setia Atmadja - CEO ADMF mengatakan bahwa ADIRA FINANCE telah menjadi perusahaan multi Finance nomor 1 di Indonesia dengan sederet penghargaan sebagai perusahaan terbaik, CEO terbaik, dan penghargaan lainnya yang disoraki seluruh karyawan dengan bangga. Yang paling menarik adalah pemaparan pak Hafid Hadeli - Direktur Keuangan ADMF yang memberikan gambaran suramnya perekenomian global paska runtuhnya sistem ekonomi kapitalis yang jauh sebelum kebangkrutan Lehman Brothers telah ada indikasi munculnya krisis di Amerika, sehingga kita semua diharapkan mengetatkan ikat pinggang dan bersiap menghadapii krisis yang panjang.

Acara cukup meriah namun sangat sederhana bilamana dibandingkan Kick Off tahun 2008 ditempat yang sama yang berlangsung 4 hari, konon menghabiskan anggaran cukup besardibanding tahun ini dengan penutupan acara paling meriah dengan hiburan group band papan atas, namun dalam situasi krisis kali ini hanya di-isi acara grup nyayi dari masing-masing Region/ Area yang di-iringi grup band tidak ternama.

Dalam sisipan acara tampil pembicara sebagai motivator yaitu Bapak Mario Teguh yang dengan bahasanya yang lugas dan tegas serta sedikit konyol memberikan trik-trik dalam karier dan pekerjaan yang memotivasi seluruh peserta yang hadir diselingi dengan humor (jokes) yang segar. Pelajaran yang dipetik dari Pak Mario Teguh adalah : jangan bawa masa lalu untuk rencana masa depan, tampillah populer, perbanyak teman dan sahabat, jadilah pribadi yang tangguh dan percaya penuh pada kemampuan diri sendiri.

oleh : Nindya Nazara - Caleg DPR RI PIS 33 Dapil Jabar VII no. Urut 4, dapat diakses di http://blognindyanazara.blogspot.com/

TEMU SIMPATISAN PIS33 DI JABABEKA


TEMU SIMPATISAN PIS33 DI JABABEKA

Nindya Nazara - Caleg PIS33 DPR RI Dapil Jabar VII no. Urut 4 bersama Team Sukses berkunjung ke daerah Cikarang yang merupakan daerah pemilihan, tepatnya di Kawasan Industri JABABEKA untuk bertemu para simpatisan dan pendukung PIS33 pada Sabtu 31 Januari 2009.

Bertempat dibelakang kawasan Industri Jababeka disalah satu rumah warga digelar acara sosialisasi surat suara dan perekrutan CA (Channelling Agent) yang bertugas mencari dan merekrut simpatisan PIS33 untuk pemenangan pemilu 9 April 2009 nanti. Ketua Team Sukses pak Zack memberikan kata sambutan dan pengarahan kemudian disusul pak Caleg yang berorasi tentang mekanisme pemilihan dan UU Pemilu no. 10 tahun 2008 serta surat suara. Disekitar Jababeka terdapat ratusan pabrik baik kecil dan besar yang semuanya adalah potensial suara untuk PIS33, dalam kesempatan itu tak lupa kami bagikan logistik berupa kartu nama, stiker dan kalender serta worksheet untuk para CA dalam melakukan tugasnya mencari simpatisan dan potensial suara untuk PIS33. Kebetulan para CA adalah pekerja dan warga kawasan yang memiliki akses kedalam kawasan Industri JABABEKA yang memiliki karyawan/ buruh/ pekerja ratusan ribu massa.

Dengan ditutup do'a yang dipimpin oleh pak Zack, acara dibubarkan dan para CA berjanji melakukan tugas sebaik-baiknya dengan supervisi Team Sukses, tak lupa kami juga berterim a kasih kepada warga yang bersedia meminjamkan halaman rumahnya untuk temu kader dan simpatisan PIS33 di Cikarang. setelah sholat Asyar bersama rombongan meneruskan safari ke daerah Karawang. (NNA)

oleh Team Sukses : blog dapat diakses di http://blognindyanazara.blogspot.com/

Rabu, 21 Januari 2009

OBAMA PERUBAHAN BAGI DUNIA


OBAMA PERUBAHAN BAGI DUNIA

oleh : Nindya Nazara

Selasa (20/1) pukul 12.00 waktu AS telah dilantik Presiden Amerika Serikat ke-44 sekaligus yang termuda Barack Hussein Obama dengan suatu upacara dan pesta yang sangat munumental dimana semangat kesetaraan menyertai hari pelantikannya yaitu dimana sebelumnya juga diperingati perayaan wafatnya Martin Luther King seorang tokoh HAM di AS. Seluruh dunia menaruh harapan baru kepada Obama, termasuk juga di Indonesia teman-teman Obama di sekolah SDN 01 Menteng ikut serta merayakan kemenangan Obama bersama para guru, teman sekolah Obama dan Duta Besar AS untuk RI.

Dibeberapa negara yang saya monitor lewat televisi maupun radio dan surat kabar semuanya antusias dan percaya bahwa Obama bisa melakukan perubahan global, walaupun ada pula yang bersikap biasa saja. Saat menjadi Presiden AS, Obama berada di posisi yang sulit dimana AS sedang mengalami masalah keterpurukan citra dan kemerosotan ekonomi yang parah, sehingga yang akan menjadi prioritas Obama adalah perbaikan ekonomi AS dan perbaikan citra terutama masalah-masalah kebijakan luar negerinya, diawal pemerintahan diperkirakan akan melakukan konsentrasi kepada masalah Timur Tengah yaitu Iran, Iraq dan Palestina - Israel sesuai janji Obama pada saat kampanye. Masalah Iran tentang isu pemilikan senjata nuklir yang dibantah oleh Iran diharapkan dapat selesai, masalah penarikan pasukan AS di Iraq juga akan dilakukan sesuai janji Presiden Obama, kita juga berharap masalah perang di Palestina dengan Israel dapat selesai, dimana Isreal saat ini menghentikan serangan (gencatan senjata) guna menghormati pelantikan Obama, optimisme ini keluar dari pidato Obama saat pelantikannya bahwa akan lebih bersahabat dengan dunia Islam dan mencarikan solusi pendekatan dengan perdamaian.

Dampak Bagi Indonesia

Dengan adanya hubungan emosional dan sejarah dengan Indonesia, dimana Obama pernah tinggal dan bersekolah di Jakarta, serta mempunyai ayah tiri dan saudara tiri yang juga orang Indonesia, diperkirakan hubungan AS - Indonesia akan lebih baik dari sebelumnya, apalagi saat Presiden RI - SBY menelepon Presiden Obama untuk mengucapkan selamat saat kemenangan pemilu AS, Presiden Obama bahkan sempat bergurau bahwa beliau kangen dengan nasi goreng dan bakso yang merupakan makanan kesukaannya, dan menurut SBY beliau masih lancar berbahasa Indonesia. Ini adalah indikasi bahwa dimata AS kedepannya Indonesia akan merupakan negara mitra yang dekat dan strategis.

Kesempatan inilah yang harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah RI, dimana kedekatan Obama dengan Indonesia secara emosional merupakan nilai tambah bagi terciptanya hubungan multilateral yang baik dan saling menguntungkan, misalnya AS dapat memberikan paket-paket bantuan untuk membangun infrastuktur di Indonesia, yang paling mendesak adalah perbaikan jalan-jalan diseluruh wilayah Indonesia, pembuatan sistem drainase yang baik agar bencana banjir dapat secara permanen diatasi, masalah kesehatan dan pendidikan, kebudayaan, ekonomi dll.

Harapan kami pemerintah dapat membuat program-progran kerjasama dengan AS, misalkan dalam bidang pendidikan kita mengirimkan sebanyak mungkin para pemuda dan pelajar untuk bersekolah di Amerika Serikat, seperti yang dilakukan Kaisar Jepang pada saat restorasi Meiji, dimana Jepang mengadopsi kebudayaan barat dan mengirimkan pemuda-pemudanya ke Amerika dan Eropa untuk belejar dan kembali lagi membangun Jepan, demikian juga Indonesia diaharapkan satu dekade kedepan memiliki generasi yang memiliki iptek dan dedikasi yang berwawasan global untuk memajukan negeri ini.

Dalam bidang ekonomi juga perlu ditinjau kembali kebijakan yang diskenariokan IMF dengan program-progran kerjasama ekonomi yang lebih segar dan saling menguntungkan, sejalan dengan pembangunan ekonomi AS dan Eropa kita dapat juga mulai membangkitkan industri dan perdagangan dengan pihak AS,Eropa, Asia dan Timur Tengah, sebab sumber daya kita sangat melimpah seperti yang dikatakan Pak Habibie (mantan Presiden RI) bahwa kita tinggal dinegara kaya yang penduduknya miskin. Sumber daya inilah yang menjadi kekuatan RI untuk melakukan perbaikan ekonomi dan hubungan dagang dengan AS dan negara-negara lainnya.

Selamat kepada Presiden Barack Hussein Obama atas kemenangan dan legitimasi dari rakyat AS dan seluruh dunia, kami semua berharap Obama dapat membawa perubahan dan angin segar bagi seluruh manusia diplanet Bumi. (NNA)


Senin, 19 Januari 2009

TEMU SIMPATISAN DI CIBITUNG - BEKASI


TEMU SIMPATISAN PIS33

Sabtu 17 Januari 2009 Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 PIS33 mengunjungi simpatisan dan konstituen PIS33 di daerah Cibitung - Kabupaten Bekasi dalam rangka temu simpatisan dan sosialisasi surat suara Pemilu 2009. Bertempat disalah satu rumah warga di Cibitung, Bekasi temu kader dilakukan dan dihadiri simpatisan dan konstituen PIS 33.

Pada kesempatan itu Caleg PIS 33 memberikan logistik dan Kertas Kerja (wooksheet) untuk para CA (Chanelling Agent) yang akan bekerja didaerah Karawang dan Purwakarta untuk membangun jaringan dibawah (MLM), seperti kita ketahui bahwa ada 3 kelompok pemilih yaitu : 1. Kelompok Loyal yakni kelompok yang sudah berwarna (merah, kuning, biru, hijau, dll) kelompok ini digarap melalui kader PIS di daerah yaitu melalui DPD/PAC PIS33 khusus untuk menjaring kelompok loyal yang berwarna PIS (pemegang KTA) dan simpatisannya. Kelompok ke-2 yaitu Golput yang diperkirakan 30% s/d 40%, kelompok inilah yang sangat sulit diajak karena umumnya mereka sudah apatis dan tidak peduli dengan sistem demokrasi di negeri ini (dilindungi UU), namun kami sudah masuk juga melalui kalangan profesional. dan Kelompok ke-3 adalah Massa mengambang (abu-abu) inilah yang sedang kita garap bersama-sama Team Sukses dan para Chanelling Agent.

Stretegi yang kami buat adalah melakukan pendekatan terhadap pemilih kelompok- 1 dan kelompok-3, khusus kelompok-3 kami membentuk CA (Chanelling Agent) didaerah pemilihan Karawang, Bekasi dan Purwakarta, target CA minimal 150 orang ditiap daerah dan CA -lah yang akan bekerja membangun jaringan ke bawah dengan sistem MLM baik horizontal dan vertikal, bilamana setiap CA mampu membangun jaringan sampai 1000 orang maka akan tumbuh 150.000 jaringan ke bawah ditiap kabupaten, sementara traget perolehan suara kami hanya 80.000 suara sah. Dengan strategi yg diterapkan maka akan tercapai effesiensi biaya, effesiensi waktu, dan mudah dipantau karena terkordinir dan terkoordinasi dengan baik, dimana setiap hari CA akan dipantau oleh Team Sukses (TA), Rencana kerja dibagi dalam 2 tahapan yaitu bulan Januari dan Februari 2009 adalah membangun jaringan (MLM) oleh CA dan Maret 2009 adalah menggempur massa loyal yang telah terpetakan oleh para CA dilapangan, sehingga pemasangan spanduk, baleho, bendera, kalendar dan stiker tepat sasaran dan terarah karena berada dibasis massa yang disurvey sebelumnya oleh para CA, pendekatan yg dilakukan oleh CA juga dengan cara kekeluargaan dan pertemanan sehingga massa yang terjaring dapat kami pastikan akan loyal.... (TSNN)
Tampak gambar Caleg PIS33 bersama para CA dan Team Sukses di Cibitung - Kab Bekasi.

Jumat, 16 Januari 2009

LOGISTIK CALEG PIS 33


LOGISTIK CALEG PIS 33
Logistik PIS 33 caleg DPR RI Dapil Jabar VII no urut 4 telah selesai dicetak untuk edisi ke II sebanyak 50.000 eksemplar dan segera minggu depan akan membanjiri Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Purwakarta.

Teman-teman lapangan (Channelling Agent) dan Team Sukses siap-siap tempur dan turun ke lapangan, jangan lupa koordinasi dengan DPC/PAC serta kader-kader PIS33 didaerah....... sukses..... gas..poll...!!!! (NNA)






AKTIVITAS BISNIS



SURVEY LOKASI TAMBANG

Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 PARTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS33) saat melakukan survey on the spot ke lokasi tambang batu bara di daerah Binuang , Kalimantan Selatan, dalam rangka tugas melakukan verifikasi usaha pergtambangan batu bara di Kalsel.

Usaha pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan sudah ada sejak masa penjajahan belanda, ini dapat dilihat saat penyerangan pasukan yang dipimpin oleh Pangeran Antasari menyerang pertambangan Belanda tahun 1859, namun booming pertambangan batubara di Kalimantan mulai 10 tahun terakhir dimana terdapat perusahaan puluhan tambang raksasa seperti PT. Adoro Indonesia, PT. Arutmin Indonesia, dll dan ratusan tambang rakyat, sempat beberapa tahun lalu marak PETI (penambang tanpa ijin). Usaha pertambangan diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan negara dan daerah, serta idealnya dapat memakmurkan daerah tersebut serta menyerap lapangan kerna, namun ironisnya di Kalsel yang terjadi adalah kerusakan lingkungan dimana penambang yang tidak bertanggung jawab meninggalkan begitu saja bekas areal tambangnya tanpa melakukan perbaikan kembali.

Perkembangan Pertambangan Batubara di Indonesia
Perkembangan produksi batubara selama 13 tahun terakhir telah menunjukkan peningkatan yang cukup pesat, dengan kenaikan produksi rata-rata 15,68% pertahun. Tampak pada tahun 1992, produksi batubara sudah mencapai 22,951 juta ton dan selanjutnya pada tahun 2005 produksi batubara nasional telah mencapai 151,594 juta ton.


Produksi

PKP2B merupakan produsen batubara terbesar, yaitu sekitar 87,79 % dari jumlah produksi batubara Indonesia, diikuti oleh pemegang KP sebesar 6,52 % dan BUMN sebesar 5,68 %.

Dalam usaha pertambangan (mining) ini, terdapat 3 (tiga) sistem pertambangan :
Tambang terbuka (surface mining) , misalnya tambang batubara Adaro di Kalimantan Selatan.
Tambang bawah tanah (underground mining), misalnya Tambang batubara Ombilin di Sawah Lunto – Sumatera Barat. Tambang bawah air (underwater/ marine mining / Off shore ) mis : tambang eksploitasi minyak Conoco Philips di Laut Natuna .

Penjualan & Produksi

Berdasarkan laporan dari Morgan Stanley, selama 2004, impor batu bara dari Cina meningkat 69% menjadi 19 juta ton. Volume impor tersebut hanya 1% dari konsumsi batu bara di Cina sebesar 1,9 miliar ton selama 2004 atau meningkat 20% dari kebutuhan tahun sebelumnya. Keputusan Cina mengurangi ekspor batu bara membuat pasokan ke negara pembeli utama, Jepang dan Korsel, sedikit terganggu, sehingga Indonesia dan eksportir lainnya seperti Australia berpeluang mengisi kekosongan pasokan ke kedua negara pembeli tersebut, selain berkesempatan meningkatkan ekspor ke Filipina dan Malaysia. Sehingga harga komoditas tersebut sejak 2002 hingga 2004 terus meningkat dari rata-rata US$28,85 per ton menjadi di atas US$60 per ton di tahun 2007 telah mendorong sebagian besar produsen melakukan ekspansi produksi. (NNA)


AKTIVITAS SOSIAL CALEG PIS33


PENGOBATAN GRATIS


Disela-sela aktivitas rutin pekerjaan Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 PARTAI INDONESIA SEJAHTERA ikut serta aktif dalam kegiatan sosial yaitu aksi pengobatan gratis bersama teman-teman ADIRA FINANCE cabang Banjarmasin didesa Kartak Hanyar (Gambut) Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Direksi dan karyawan ADIRA FINANCE yang berjumlah hampir 15 ribu orang diseluruh Indonesia dimana terdapat jaringan kantor cabang ADIRA FINANCE yang tergabung dalam wadah INCRESSO.

INCRESSO adalah perkumpulan dari karyawan ADIRA FINANCE yang mempunyai agenda kegiatan sosial, anggotanya 15.000 orang dan terdapat di 300 cabang ADMF diseluruh Indonesia, kegiatannya adalah membantu masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi, melakukan pengobatan gratis, melakukan penanaman pohon (penghijauan), donor darah, mengkordinasi sumbangan yatim piatu dan rumah-rumah jompo, membantu bencana alam, dll. (NNA)

Tampak gambar : Caleg PIS33 bersama-sama Team Incresso Banjarmasin dan Pak Bondan Pangudiono - Pimpinan Cabang ADMF Banjarmasin, pak Gunawan -Marketing Manager (Area Kalimantan) dan karyawan ADMF tengah melakukan pengobatan gratis di Puskesmas di desa Kertak Hanyar , Kalimantan Selatan

BERITA DUKA


TURUT BERDUKA CITA
Kami mengucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya atas musibah wafatnya putra dari Bapak MARLIS - Channeling Agent (CANN) dari Team Sukses Nindya Nazara (TSNN) - Caleg DPR RI Dapil Jabar 7 no. urut 4 PARTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS33), yang meninggal dunia saat dilahirkan pada tanggl 15 Januari 2009.
Semoga arwahnya dapat diterima disisi Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.(NNA)

Tampak gambar : Bapak Marlis dibarisan kiri paling belakang (baju Biru) bersama-sama TSNN di Karawang saat temu Caleg PIS33

MEMBANTU KORBAN BANJIR


JAKARTA BANJIR
Memasuki bulan Januari dan Februari adalah puncaknya musin hujan di Jakarta, seperti pada tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, kota Jakarta dan sekitarnya mengalami kebanjiran, hal ini akibat air kiriman dari kota satelit yaitu Bogor , Depok dan curah hujan yang benar-benar tinggi dan terus-menerus. Sudah saatnya warga menyiapkan diri untuk menghadapi bencana banjir bandang yang setiap tahun melanda Jakarta dan Bekasi.
Ada 13 sungai sebagai penyangga sekaligus juga penyebab banjir di Jakarta yaitu : Kali Mookevart, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Grogol, Kali Krukut, Kali Baru (Pasar Minggu), Kali Ciliwung, Kali Baru Timur, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buara, Kali Jati Kramat, Kali Cakung dan Pemda DKI sudah membangun beberapa antipasi pencegahan banjir diantaranya : Sistem pengendali Banjir di 5 wilayah DKI dan sistem Banjir Kanal Timur dan Banjir Kanal Barat, namun semuany abelum mampu mengatasi luapan air hujan dan air kiriman, umumnya yang dijadikan patokan status waspada/ siaga 1 s/d 4 adalah pintu air Katulampa di Bogor dan pintu air Manggarai di Jakarta Selatan.
Penyebab banjir adalah hilangnya daerah resapan yang dijadikan pemukiman penduduk, dan penebangan pohon-pohon serta terhambatnya sistem drainase/ selokan/ gorong-gorong dan sungai. Sudah saatnya Pemda DKI bahkan pemerintah pusat memikirkan perbaikan sistem drainase yang canggih dan menyeluruh seperti di kota-kota besar di negara maju dengan membangun sistem drainase dibawah tanah yang mampu menampung dan mengalirkan air ke laut.
Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII No. urut 4 PARTAI INDONESIA SEJAHTERA dalam aktivitas sosialnya setiap tahun selalu terjun langsung kelapangan untuk partisipasi membantu korban banjir seperti yang dilakukan tahun 2007 dan 2008 diantaranya di wilayah Sunter- Jakut, wilayah kemanggisan, di kel. Angke dan sekitar Jakarta Pusat dan Jakarta Barat bersama-sama rekan BAZNAS dan PNM Club. Kami membuka posko, menyumbangkan perahu karet, pengobatan gratis dan menyiapkan makanan siap saji kepada pengungsi korban banjir.(NNA)








Rabu, 14 Januari 2009

AKTIVITAS SOSIAL



AKTIVITAS SOSIAL

Beragam aktivitas sosial yang dilakukan Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 PIS 33 sejak beberapa tahun lalu, diantaranya ikut serta berperan aktif dalam beberapa penanggulangan bencana alam, yaitu gempa tektonik berkekuatan diatas 7 skala richter yang terjadi di Jogyakarta sehingga meluluh lantakkan kota Jogyakarta dan sekitarnya, Nindya Nazara yang saat itu masih bergabung di PNM bersama-sama rekan PNM group (PT. PNM Persero, PT. PNM Venture Capital, PT. PNM Investment Management, PT. PNM Techno Venture, PNM Club, Kopkar Madani) berkoordinasi dengan BAZNAS langsung terjun ke lokasi bencana dengan anggota personil 40 orang, 1 big bus dan 2 truck berangkat menuju Jogjakarta.


Logistik yang dibawa adalah obat-obatan, selimut, tenda tentara, makanan siap saji, minuman kemasan, beras, pampers baby, pembalut wanita, sarung dan genset berikut tehnisinya. Rombongan tiba di Jogya langsung bergabung di posko penanggulangan bencana di kantor Gubernur DIY dengan team BAZNAS. Setelah pembagian wilayah tugas kami masuk kewilayah Bantul yang sudah rata dengan tanah dan segera mendirikan Posko, tenda-tenda darurat dan sekolah terbuka, karena saat itu menjelang ujian nasional dan banyak siswa yg kehilangan rumah maupun sekolah. Situasi pada saat itu mirip kondisi habis perang, dimana seluruh desa hancur dan porak poranda, subhanallah.... ampunilah kami ya Allah yang telah ingkar dari-Mu..


Kami sempat menemukan beberapa keluarga hidup bersama sapi dan kambing, makan dan tidur mereka lakukan dikandang ternak, segera kami pasang genset dan mendirikan tenda serta bantuan logistik dan makanan, semua team bekerja keras siang malam selama 3 hari full di posko, turut hadir pula Direktur PNM Persero Bapak erwin Mardjuni ke lapangan.



Demikian pula bencana alam di Aceh yang menghancurkan Nangroe Aceh Darussalam (NAD)dengan bencana yang luar biasa dan menggegerkan dunia yaitu tsunami dan gempa bumi, team kami juga berangkat yaitu Pak Dedi Ifran (Direktur PNM Venture Capital) yang langsung sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di MEULABOH yaitu daerah bencana yang paling parah dan akses jalan daratnya terputus dengan menggunakan pesawat kecil SUSI AIR, kami juga memberikan bantuan dana melalui MERCY CORP untuk partisipasi penanggulangan bencana di Aceh.

Hari Sumpah Pemuda


Dalam rangka memperingati 100 tahun Sumpah Pemuda, Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 PIS 33 bersama keluarga dan keluarga besar Alumni ESQ165 dari seluruh Indonesia melakukan gerak jalan yang diikuti 10.000 orang, berkumpul di Graha 165 Jl. TB. Simatupang Jakarta Selatan, hari itu seluruh jalan dipadati massa Alumni ESQ165 yang memeriahkan peringatan hari sumpah pemuda. Turut hadir dalam acara tersebut Menpora Bapak Adyaksa Dault, Menaker Bapak Fahmi Idris, beberapa Gubernur, Mantan menteri kabinet Orba, Bapak Azwar Anas, Staff Khusus Menteri BUMN Bapak Aries Muftie, Menteri BUMN, Direksi beberapa BUMN dan Bapak Ary Ginanjar Agustian - Pendiri ESQ165.







Selasa, 13 Januari 2009

LOGISTIK & SARANA KOMUNIASI KAMPANYE



BANTUAN ALAT KOMUNIKASI

Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII No. Urut 4 PIS 33 menyerahkan bantuan berupa Hand Phone kepada Team Sukses sebagai sarana alat komunikasi dimana team sukses adalah ujung tombak yang setiap hari berada dilapangan memantau kesiapan para Channelling Agent dan saran akomunikasi dengan para kader serta simpatisan PIS 33 dan melaporkannya setiap saat kepada Caleg untuk masukan dan report yang digunakan untuk menentukan strategi kampanye selanjutnya.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Team Sukses Pak Zack menyerahkan secara simbolis HP kepada Pak Dovi - Manager Ops dan Odink - Manager Lapangan dilokasi peristirahatan jalan Toll Cikampek KM 19 (Restoran Solaria) saat rombongan Caleg menuju Karawang Barat untuk menyambangi konstituen.

Pada kesempatan itu juga dibahas rencana pembuatan barang cetakan dan tools kits (Worksheet) yang akan dibagikan kepada para Chenneling Agent di tiga Kabupaten berupa stiker/ Kalender / Kartu nama yang alhamdullilah telah naik cetak sebanyak 50.000 eksemplar dan dalam minggu depan siap menggempur Karawang, Bekasi dan Purwakarta.(NNA)

AKTIVITAS KAMPANYE

BERSAMA TEAM SUKSES
Nindya Nazara - caleg DPR RI Dapil Jabar VII PIS 33 no. urut 4 sabtu lalu tanggal 10 Januari 2009 berkumpul bersama-sama team sukses dan jaringan didaerah pemilihan (Bekasi dan Karawang) untuk membahas strategi kampanye di daerah kantong-kantong pemilihan khususnya di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi, pendataan lokasi dan peta kekuatan PIS33 serta sasaran konstituen yang effektif dan effesien. Saat ini Nindya Nazara dan Team Sukses membuat strategi kampanye dengan pendekatan 2 cara yaitu : skim pertama dengan jalur kader PIS 33 di cabang dan ranting (DPC & PAC) di Karawang, Bekasi dan Purwakarta, yakni sesuai arahan Ketum dan Sekjen membina hubungan dan pendekatan ke bawah dengan kader-kader PIS. Skim kedua untuk menjangkau warga masyarakat lebih luas, Nindya Nazara dan team sukses langsung terjun ke masyarakat dengan cara membangun jaringan (chanelling agent) di daerah pemilihan dengan pembagian wilayah dan daerah mulai tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan sampai ke desa dan RT/RW, diharapkan kedua cara tadi saling bersinergy sehingga bilamana dikonsolidasikan maka akan dicapai suara perolehan yang cukup besar. Rencana kerja dibagi 2 tahap dimana waktu yang tinggal 88 hari lagi manfaatkan dengan strategi yang jitu, hemat waktu dan hemat biaya yaitu periode Januari hingga Februari 2009 adalah membangun jaringan dibawah dan Maret 2009 hingga menjelang minggu tenang barulah akan menggempur dengan logistik berupa Baleho, spanduk, kaos didareah-daerah yang telah digarap oleh para chanelling agent, team sukses dan jaringan kader PIS di DPC dan PAC. (NNA)
Tampak gambar : Nindya Nazara - caleg DPR RI Dapil Jabar VII No. urut 4 PARTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS33) bersama Team sukses dan para Chennelling Agent membahas strategi kampanye di Karawang sabtu 10 jan'09



AKTIVITAS BISNIS



AKTIVITAS BISNIS

Disela-sela kesibukkannya berkampanye dengan para konstituen dan kader PIS 33, Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 Bapak Nindya Nazara masih menyempatkan diri untuk meeting dengan rekanan bisnis di Hotel Borobudur - Jl. Lapangan Banteng Jakarta Pusat minggu 11 Januari 2009 lalu. Kerjasama kemitraan dalam bidang Pertambangan batu bara di kalimantan Selatan dan rencana kerjasama trading BBM dari PETRONAS Malaysia sebagai sub agen untuk distribusi BBM di Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Tampak hadir mitra bisnis Pak Haji Johansyah Effendi - Direktur Utama PT. Baramega Cahaya Makmur dan Pak Dewo - Direktur Utama PT. Pertromine Energy Trading (Java Energy), serta Pak Ichwan Lubis - Branch Manager PT. Baramega Cahaya Makmur. (NNA)

AKTIVITAS KAMPANYE CALEG PIS 33



BENDUNGAN WALAHAR - KARAWANG


Ciampel (KarIn) – Bendungan Walahar yang terletak di Desa Walahar Kec. Ciampel, Karawang ini digunakan sejak tanggal 30 November 1925. Dibangun pada masa penjajahan Belanda, dimana dalam pembangunannya mengandalkan tenaga pribumi. Maka tidak heran jika arsitekturnya mengingatkan kita pada bentuk bangunan sisa penjajahan Belanda lainnya yang masih bisa kita temui di berbagai pelosok tanah air.
Bendungan yang membagi air Sungai Citarum ini difungsikan untuk mengatur debit dan sirkulasi air dalam mengairi areal pesawahan di Karawang seluas ±87.507 ha.
Selain untuk mengairi sawah, bendungan ini juga berfungsi sebagai penahan air ketika daerah Karawang bagian utara dilanda banjir di musim penghujan, seiring meluapnya air laut di pantai utara.
Kini, setelah Belanda angkat kaki, bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengairan. Akan tetapi juga menjadi tempat bersejarah yang menarik untuk dipelajari dan diteliti, serta menjadi area wisata bagi warga baik dalam maupun dari luar Karawang.
Sebagai tempat bersejarah, Bendungan Walahar adalah saksi dari bergesernya peradaban sungai khususnya di Karawang. Setidaknya, Belanda yang terkenal memiliki keunggulan dalam sistem pengairan mempelopori dibuatnya bendungan ini dengsn memaksimalkan Sungai Citarum dan membaginya kedalam anak sungai yang disebar kepenjuru Karawang.
Merunut pada catatan sejarah yang ada, di masa kerajaan, Sungai Citarum merupakan jalur utama perdagangan dan transportasi, disaat jalur darat memiliki resiko lebih tinggi. Adanya pelabuhan karawang yang kini menjadi Alun-Alun Karawang serta peninggalan candi di Batujaya yang dibangun Kerajaan Tarumanegara menjadi bukti sangat pentingnya Sungai Citarum sejak dulu.
Kemudian,sebagai tempat wisata, Bendungan Walahar selain menyajikan pemandangan yang eksotik juga menjadi tujuan wisata kuliner. Maka tidak heran jika lokasi ini menjadi salah satu tempat favorit untuk muda-mudi bermadu kasih dan tempat tua muda bersantap di warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman, khususnya dilokasi yang sudah ditata menghadap kearah bendungan. Pepes ikan dan ikan bakar menjadi menu andalan dilokasi ini.
Tampak gambar : Nindya Nazara - caleg DPR RI Jabar VII PIS33 no.urut 4 bersama team sukses, kader PIS33 dan simpatisan di lokasi Bendungan Walahar - Klari - Karawang Timur. dapat diakses di : http://blognindyanazara.blogspot.com

AKTIVITAS BERSAMA SIMPATISAN PIS33



TEMU SIMPATISAN PIS KARAWANG
Sabtu 10 Januari 2009 Nindya Nazara - Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 No. urut 4 mengunjungi simpatisan dan warga di Bendungan Walahar - Kec. Klari Kab. Karawang Timur, temu simpatisan dalam rangka sosialisasi surat suara dan memperkenalkan PARTAI INDONESIA SEJAHTERA sebagai salah satu kontestan pemilu 2009.

Dalam kesempatan itu pak Nindya Nazara juga sempat menekankan kepada warga dan simpatisan PIS33 pentingnya keikutsertaan dalam pemilu tahun ini, karena dengan sistem pemilihan langsung saat ini menjadikan rakyat bebas memilih pemimpin yang disukainya. Warga dan simpatisan pada saat itu berjanji mendukung PIS 33 dan pencalonan Nindya Nazara sebagai Caleg DPR RI.

Jumat, 09 Januari 2009

AKTIVITAS MENGAJAR



AKTIVITAS MENGAJAR

Nindya Nazara - Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 disela-sela kesibukkannya masih menyempatkan diri untuk mengajar berbagi pengalaman dan sharing ilmu dilingkungan Lembaga Keuangan yaitu dengan mengajar materi-materi ekomoni bisnis, analisa laporan keuangan, pengetahuan akuntansi, manajemen pemasaran dll, juga selama 3 bulan terakhir Nindya Nazara telah berkeliling Indonesia untuk sharing knowledge materi yang berkaitan dengan integritas dan spiritual,yaitu di Batulicin Kalsel, Pontianak Kalbar, Bandar Jaya dan Bandar Lampung, Surabaya, Pasuruan, Depok, Padang, dan beberapa daerah lagi diluar kota Jakarta.


Bersama-sama Pak Rudi Hartono - mantan President Director PT. PNM Techno Venture dan teman-teman simpatisan, kami berencana juga membuka sekolah gratis, kurikulum yang diajarkan adalah EKONOMI BISNIS praktis, yaitu bagaimana cara membuat proposal pengajuan kredit ke bank, bagaimana tata cara membuat laporan keuangan, bagaimana membuat laporan perpajakan, dasar-dasar marketing praktis, customer satisfaction, bagaimana menerima telepon yang baik dan benar, bagaimana tehnik wawancara dan melamar pekerjaan, bagaimana memulai wirausaha mandiri, dll. Insya Allah dukungan dari berbagai pihak telah datang, kami hanya perlu mencari lokasi dan donatur tetap untuk kegiatan ini, para siswa bebas siapa saja dari berbagai kalangan dapat mengikuti program ini, pengangguran, lulusan SMA, anak kuliahan bahkan juga karyawan yang sudah bekerja boleh ikut. Pengajarnya kita semua yang bersedia meluangkan waktu dan berbagi pengetahuan dengan ikhlas tanpa imbalan materi. (NNA)
penulis : Nindya Nazara - caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 , alamat Blog : http://blognindyanazara.blogspot.com/









BERSAMA BUDAYAWAN ISLAM - TAUFIQ ISMAIL

SAJADAH PANJANG

Ada sajadah panjang terbentang
Dari kaki buaian
Sampai ketepi kuburan hamba
Kuburan hamba bila mati...


Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan sujud
Diatas sajadah yang panjang ini
Diselingi sekedar interupsi
Mancari rezeki, mencari ilmu
Mengukur jalanan seharian
Begitu terdengar suara adzan
Kembali tersungkur hamba...


Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan rukuk
Hamba sujud dan tak lepas kening hamba
Mengingat dikau sepenuhnya...


Itulah lagu terkenal (hit) yang dinyanyikan group balada legendaris BIMBO dan sempat pula dijadikan lagu jinggle-nya Partai Demokrat dalam siaran iklan televisi yang berhasil menghantarkan SBY (Susilo Bambang Yodhoyono) dan JK (Jusuf Kalla) menjadi Presiden RI dan Wakil Presiden RI pada pemilu 2004 lalu.


Namun tahukah Anda, siapakah yang menciptakan lagu tersebut? dengan syair yang luar biasa maknanya... dialah TAUFIQ ISMAIL seorang budayawan Islam yang terkenal namun bersahaja dan sederhana. Beliau menuturkan kepada Nindya Nazara bahwa sempat kebingungan atas pesanan lagu oleh BIMBO karena tidak punya ide untuk ditulis, akhirnya suatu malam Beliau tanpa sengaja membuka Al Qur'an dan langsung menemukan ayat Yassin, maka jadilah sair yang luar biasa tersebut, dan diberi judul "Sajadah Panjang".

Betapa dalam jika kita simak makna lagu tersebut, sampai-sampai tak kuasa kita menahan air mata manakala menikmati lagu itu... luar biasa... Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan taufiq hidayahnya kepada Bapak TAUFIQ ISMAIL...


*> tampak gambar : Nindya Nazara - Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 bersama TAUFIQ ISMAIL dalam kesempatan forum silaturahmi dan pembacaan puisi-puisi karya Taufiq Ismail.

ARTI KELUARGA


ARTI KELUARGA

Bagaimana manusia dibentuk menjadi sesuatu yang baik atau buruk, adalah tergantung faktor-faktor yang mempengaruhi fase pertumbuhan seseorang, semua bayi dilahirkan putih bagaikan kertas polos yang belum ditulisi, sehingga pada fitrahnya manusia adalah baik dan positif, mengapa bisa menjadi jahat, bejat, takabur, sombong dan munafiq, hal ini tergantung pengalaman hidup, lingkungan, dokrin dan pendidikan yang diterimanya.

Disinilah pentingnya peranan keluarga sebagai penentu awal kemana arah kita, keluargalah yang pertama kali mempengaruhi kehidupan kita, keluarga jualah yang membentuk kepribadian kita karena kita memiliki warisan genetik yang merupakan ciri masing-masing manusia, dan pelajaran dasar awal mulai di rumah.
Untuk itulah penting sekali peran keluarga menanamkan dasar-dasar nilai kebaikkan dan agama pada anak, dan selanjutnya membimbing mengarahkan kepada pendidikan dasar, menegah dan lanjutan yang juga baik dan bermutu sehingga sang anak menjadi insan kamil dalam arti yang sesungguhnya.

Nindya Nazara - Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 juga sangat menyadari peran keluarga, walaupun dibesarkan lebih banyak terpisah jauh dari keluarga induk, namun wejangan ayah ibu sewaktu kecil dan nilai-nilai yang ditanamkan tentang kebaikkan dan mementingkan Allah SWT serta Rasullulah sebagai pegangan hidup menjadikan hidup ini lebih mantap dan siap menghadapi cobaan dan tantangan dimanapun dan kapanpun... "terima kasih Abah, Mama dan ading-ading semuanya, kami mencintaimu selamanya".... "mohon dukungan dan do'a restunya".... (NNA)

AKTIVITAS PARPOL


BERSAMA KADER PIS 33


Nindya Nazara - Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 dalam berbagai kesempatan selalu berkordinasi dengan para kader dan simpatisan PARTAI INDONESIA SEJAHTERA baik ditingkat wilayah, cabang maupun ranting, seperti yang baru-baru ini dilakukan berkoordinasi dengan kader PIS dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Klari di Karawang.


Kunjungan ke PAC Klari sudah dilakukan 3 kali dalam kurun waktu 1 bulan, kegiatan yang dilakukan adalah berkoordinasi, diskusi dan pemetaan wilayah konstituen serta menerima aspirasi ranting dan masukan-masukan dalam rangka strategi pemenangan pemilu dan perolehan suara PIS 33.

Bantuan juga diberikan berupa atribut partai seperti stiker dan bendera PIS 33. diharapkan program PAC inline (sejalan) dengan target dan garis besar kebijakan DPP PIS ditingkat pusat agar perolehan suara secara nasional dapat tercapai yaitu sebesar 6% (berita di TPI Lintas Pagi jum'at 09 Desember 2009) walaupun dalam Rakernas ke II lalu Ketum PIS 33 menekankan minimal PIS 33 mendapatkan 3 juta suara.

Tampak dalam gambar Nindya Nazara - Caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 bersama Pak Agus - Wakil Ketua PAC Klari Kabupaten Karawang. (NNA)

Kamis, 08 Januari 2009

AKTIVITAS SPIRITUAL

BERSAMA PROF. DR. QURAISH SHIHAB & AA GYM

Dalam aktivitas spiritualnya, Nindya Nazara - caleg DPR RI Jabar VII No. urut 4 PIS 33 tak lupa menyeimbangkan antara kesibukan dunia dengan bekal akhirat, dalam berbagai kesempatan selalu menyempatkan diri bergabung dalam forum-forum pengajian dan kajian ilmu Al qur'an yang diselenggarakan dilingkungan kerja maupun lingkungan komunitas dan lingkungan perumahan tempat tinggal.


Pada kesempatan bulan ramadhan tahun lalu diadakan forum diskusi dan kajian Al Qur'an yang diselenggarakan oleh PNM Club, dimana Nindya Nazara juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Usaha dan Perdagangan sempat mengundang para tokoh sebagai pembicara, diantaranya Prof. DR. Quraish Shihab dan beberapa tokoh intelektual Islam yaitu Taufiq Ismail, KH. Abdullah Gymnastiar, Debby Nasution (Gang Pegangsaan) dll. Forum diskusi dan kajian ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan keimanan kita dalam bidang agama Islam. (NNA)

AKTIVITAS PEKERJAAN



AKTIVITAS PEKERJAAN

Disela-sela kesibukan kampanye kepada konstituen didaerah pemilihan Dapil Jabar VII yaitu Kab. Karawang, Purwakarta dan Bekasi, Caleg PIS 33 no. urut 4 untuk DPR RI masih menyempatkan diri survey ke berbagai tempat diseluruh Indonesia, yaitu Kalsel, Kaltim, Kalbar, Sumut, Sumsel, Pakanbaru, Lampung, Sumbar, Jabar, Jatim sampai Ambon dalam rangka pekerjaan dibidang pembiayaan.



Lokasi yang disurvey adalah pertambangan batu bara, pertambangan bijih besi, perkebunan sawit dll, dimana kami melakukan pembiayaan dalam bentuk barang modal kepada debitur disektor mining dan plantation, juga sektor transportation, Construction, rental services, oil & gas, dll.
Hasil observasi lapangan dan melihat berbagai lokasi terpencil dipelosok Indonesia sangatlah ironis bangsa dan negara kita masih berada dalam taraf kemiskinan dan kemelaratan, padahal sumber daya alam kita luar bisa kaya dan banyak, namun itu semua tidak bisa sampai kepada masyarakat kecil dan hanya dinikmati segelintir orang pintar yang kaya dan juga pihak asing yang mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia dengan rakus.



Pemerintah sudah saatnya meninjau kembali semua kebijakan yang terkait dengan pemberdayaan kekayaan alam Indonesia harus dipergunakan untuk kemakmuran rakyat sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33. Sehingga kemakmuran dan kesejahteraan tercipta bagi seluruh rakyat Indonesia, mudah-mudahan semua pimpinan PARTAI INDONESIA SEJAHTERA, Capres-nya dan para calegnya dapat memenuhi harapan rakyatnya dan berada dibarisan terdepan membela kepentingan rakyat. semoga PIS membawa kesejahteraan bagi rakyat... (NNA)

ESQ 165


ESQ 165

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka".(QS 3:190-191).
Nindya Nazara & Ary Ginanjar Agustian.

Abad 21 adalah era spiritual, manusia mulai menyadari tentang siapa penciptanya dan pada hakekatnya manuasia memerlukan Allah SWT sebagai tempat bergantung dan memohon agar bahagia didunia dan akherat, Pak Ary Ginanjar Agustian adalah pendiri ESQ Leadership Center yang juga seorang motivator dan guru saya mengajak kita semua untuk memahami apa arti hakekat hidup ini melalui ESQ 165, yaitu untuk mencapai hidup bahagia yang sebenarnya tidak cukup manusia hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, namun yang berperan penting justru kecerdasan Emosional dan kecerdasan Spritual.

Lewat ESQ 165 yang luar biasa seakan kita disadarkan bahwa Allah-lah penguasa alam semesta lewat perjalanan inner journey dan outher journey dan ajaran prinsip-prinsip yang mengacu pada rukun Islam dan Rukun Iman serta refleksi dari suara hati yang merupakan cerminan dari Asma'ul Husna, seakan kita tersadar bahwa kita selama ini telah lalai dan tidak menyadari ibadah-ibadah yang kita lakukan adalah suatu ritual tanpa mengetahui makna terdalam dibalik itu semua (hakekat hidup yang sebenarnya, untuk apa dan kemana?).

Alhamdullilah masih ada orang seperti pak Ary yang dapat mengajak kita kepada kebaikkan dan semua himbauannya untuk kembali kejalan lurus dengan metode penyampaian yang luar biasa sungguh kita hargai, salut buat pak Ary dan Team ESQ165, semoga Allah memberikan rahmatnya kepada pak Ary dan keluarganya.

"tak ada satu helai daunpun yang jatuh ke bumi tanpa sepengetahuan Allah dan tak ada satu butir debupun yang terbang diudara tanpa izin Allah"...(NNA)

KOMUNITAS AIRSOFT GUN


KOMUNITAS AIRSOFT GUN

Siang itu pasukan sukarelawan telah siap berangkat ke jalur Gaza di wilayah Palestina sebagai tentara amatir untuk bergabung dengan pasukan Hamas menggempur Israel dengan perlengkapan senjata serbu AK 47 buatan Rusia, juga senjata serbu buatan Amerika dan Jerman, pasukan dipimpin Kolonel Nindya Nazara (baris depan kedua dari kanan) dan dibantu Kapten Andri dari kesatuan Densus 88 (berbaju hitam), juga dibantu Letnan Daniel Adrian, Pratu wawan, Sersan Kepala Herry dan teman-teman lainnya. Semuanya tersenyum dan "klik"...

Nindya Nazara - caleg DPR RI Jabar VII PIS 33 no. urut 4 juga bergabung dalam komunitas air soft gun yang bernama Brigade 21, yang anggotanya dari berbagai kalangan yaitu beberapa perusahaan seperti Adira Finance, Trans TV, Indosiar, dan beberapa bank.

Airsoft Gun

Airsoft adalah sebuah olahraga atau permainan yang mensimulasikan kegiatan militer atau kepolisian, yang menggunakan replika senjata api yang disebut airsoft gun.
Permainan airsoft awalnya dimulai di Jepang pada tahun 1970-an, dimana kepemilikan senjata api sangat sulit atau tidak mungkin untuk didapatkan karena ketatnya peraturan, kemudian para pencinta senjata lalu mencari alternatif yang legal untuk melakukan hobi mereka. Dan sekarang kegiatan airsoft paling populer di Jepang, Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Macau, Korea Selatan, dan juga menyebar ke Filipina dan Indonesia.
Permainan airsoft juga sudah mulai populer in Amerika Utara dan Eropa, khususnya di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, Austria, Swiss, Perancis, Spanyol, Polandia, Portugal, Swedia, Finlandia, Norwegia, Italia, Belgia (yang didatangi pemain dari Belanda karena di negara mereka airsoft ilegal), Denmark, dan Chili, dan semakin menyebar didukung dengan komunitas internet yang aktif.
Airsoftgun / airsoft gun diciptakan untuk memenuhi hasrat pecinta senjata (positif) untuk mengalami pengalaman menembakkan senjata yang relatif aman untuk pengguna individu dan pengaplikasian strategi pertempuran dalam permainan perang-perangan/skirmish (war game) jika dalam suatu komunitas. Setiap komunitas yang baik dan bertanggung jawab selalu memiliki kode etik tersendiri, namun memiliki kesamaan prinsip demi keamanan dan kelangsungan hobby ini sendiri. Hobby ini termasuk hobby unik yang berbeda dengan hobby-hobby lainnya. Karena menggunakan alat permainan dan aksesoris lainnya yang merupakan replika dari senjata sebenarnya. Tampak dan kesan yang diperlihatkan dari alat permainan ini jika tidak bijak dalam memperlakukannya akan dapat merugikan orang lain dan pelaku hobby ini sendiri. Karena itu jika ada seseorang atau sekelompok orang yang tidak mematuhi kode etik penggunaan airsoft, mereka layak untuk tidak dianggap atau dikucilkan dari lingkup dunia hobby airsoft nasional maupun internasional.

Mainan Airsoft (Airsoft Gun Toys/Airsoft Toy Guns)
Mainan airsoft atau airsoft gun, memiliki bentuk luar yang merupakan adosi dari senjata api yang sering disalah artikan sebagai "replika". Pada kenyataannya airsoft gun bukanlah dan sama sekali berbeda dengan replika senjata api. Airsoft gun biasanya berukuran 1:1 (satu banding satu). Airsoft Toy Guns dibagi menjadi tiga jenis utama berdasarkan tenaga penggeraknya: spring (berpenggerak pegas), elektrik, dan gas. Pada jenis spring, peluru ditembakan oleh per, dan harus dikokang setiap sebelum menembak. Pada jenis elektrik, mainan menggunakan motor / dinamo elektrik yang dijalankan dengan tenaga baterai. Dan pada jenis gas, mainan dioperasikan dengan menggunakan gas tekanan tinggi, yang biasanya berupa campuran propana dan polysiloxane.

Peluru airsoft
Peluru yang dipergunakan berbentuk bulat berbahan plastik padat dan biasa disebut BB (Ball Bearing). Ukuran butiran ini berdiameter 6 mm dengan berat bervariasi dari 0.12 gram sampai 0.25 gram. Ada beberapa ukuran khusus peluru berukuran tersebut mencapai berat 0.80 gram. Untuk yang terakhir ini umumnya tergolong airsoft yang penggunaaannya diawasi secara khusus, walaupun sangat jarang ditemui.

Alat pengaman
Pemain airsoft memainkan skenario Perang Dunia II dengan peralatan lengkap: seragam militer, senjata, kacamata pelindung, dan perlengkapan pelindung lainnya.
Karena permainan ini umumnya melibatkan saling tembak antar pesertanya, maka peralatan untuk melindungi anggota tubuh sangat diperlukan. Peluru airsoft ini pada umumnya ditembakkan pada kecepatan 200-400 kaki per detik (feet per second, fps), dan bila terkena mata dapat berakibat fatal. Oleh karena itu peralatan yang paling penting dalam permainan airsoft adalah pelindung mata dan wajah. Para peserta permainan harus melengkapi diri mereka dengan kacamata pelindung (goggle) atau topeng khusus untuk melindungi wajah (mirip dengan peralatan untuk paintball). Pakaian yang dipakai biasanya juga tebal agar mengurangi cedera atau rasa sakit.Alat pengaman

Pemain airsoft memainkan skenario Perang Dunia II dengan peralatan lengkap: seragam militer, senjata, kacamata pelindung, dan perlengkapan pelindung lainnya.
Karena permainan ini umumnya melibatkan saling tembak antar pesertanya, maka peralatan untuk melindungi anggota tubuh sangat diperlukan. Peluru airsoft ini pada umumnya ditembakkan pada kecepatan 200-400 kaki per detik (feet per second, fps), dan bila terkena mata dapat berakibat fatal. Oleh karena itu peralatan yang paling penting dalam permainan airsoft adalah pelindung mata dan wajah. Para peserta permainan harus melengkapi diri mereka dengan kacamata pelindung (goggle) atau topeng khusus untuk melindungi wajah (mirip dengan peralatan untuk paintball). Pakaian yang dipakai biasanya juga tebal agar mengurangi cedera atau rasa sakit.

Pakaian militer
Permainan ini adalah simulasi militer atau kepolisian, maka para peserta juga berusaha untuk berpakaian dengan gaya militer. Pakaian yang lazim dipakai adalah replika seragam satuan militer suatu negara, lengkap dengan loreng kamuflasenya. Selain pakaian, perlengkapan lain seperti rompi, helm, sepatu boot, dan sarung tangan juga diusahakan mirip dengan yang dipakai oleh militer dan kepolisian.Penggunaan replika seragam militer ini tidaklah bermaksud untuk meniru suatu kesatuan militer. Penggunaannya lebih kepada kepentingan penyamaran bentuk (kamuflase) agar tidak mudah dilihat lawan. Dalam penggunaannya sangatlah jarang ditemui pemain yang menggunakan seragam dinas dari negaranya sendiri, sebagai contoh airsofter Indonesia sangatlah jarang bermain menggunakan seragam TNI...(NNA)

PROFIL KELUARGA


PROFIL KELUARGA

Nindya Nazara Caleg DPR RI Dapil Jabar VII Partai Indonesia Sejahtera (PIS 33) no. urut 4 adalah putra pertama dari 5 bersaudara, ayahnya adalah Pegawai Negeri yang bertugas sebagai Jaksa (Pengacara Negara) dan ibunya anggota TNI-AD (KOWAD), lahir di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan besar di Jakarta, menikah tahun 1997 dan dikaruniai 3 (tiga) orang putra putri yang saat ini masih duduk dibangku sekolah dasar.


Didalam keluarganya, Nindya Nazara sangat menekankan prinsip-prinsip kejujuran, keteladanan, menghormati orang yang lebih tua dan menerapkan nilai-nilai agama agar hidup menjadi bahagia di dunia dan akherat. Kedekatan terhadap keluarga inilah yang sangat membahagiakan, dimana anak-anak diberi kebebasan mengeluarkan pendapat dan berekspresi sesuai keinginannya, namun diberikan arahan-arahan yang baik dan benar. Istri selaku ibu rumah tangga full mengurusi keluarga dan anak-anak, dimana pembagian tugas mengurus anak diserahkan sepenuhnya kepada istri, namun jika terjadi hal-hal yang rumit menyangkut keluarga, maka kami bahu membahu bekerjasama untuk membereskannya. Selama ini tidak ada masalah besar yang mengganggu, kami hidup rukun dan harmonis serta bahagia.

Rabu, 07 Januari 2009

CALEG PIS 33 KAMPANYE DI MALL


CALEG PIS 33 KAMPANYE DI MALL


Setelah menyambangi wong cilik diseputar Bekasi dan Karawang selama bulan Desember 2008 dan awal Januari 2009 lalu, kali ini Nindya Nazara - Caleg PIS 33 untuk DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 berkampanye di Ibu Kota Jakarta tepatnya di Mall, acara temu professional dalam rangka mencari simpatisan dikalangan para professional sekaligus memperkenalkan PIS 33 sebagai Parpol yang ikut pemilu 2009. Dukungan para professional sangatlah penting karena statistik menunjukkan golongan inilah yang paling tinggi tingkat golputnya, sehingga perlu pendekatan khusus.

Sambutan para professional sungguh diluar dugaan, semuanya mendukung pencalonan Nindya Nazara sebagai caleg PIS 33, dan sebisanya akan membantu kata mereka. tentu saja dukungan ini sangat kami nantikan dan tak lupa kami ucapkan terima kasih atas supportnya, para simpatisan berasal dari PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), PT. PNM Venture Capital, PT. Bank Danamon Indonesia Tbk, Bank NISP, Perusahaan Tambang Batu Bara dan Perusahaan Agribisnis (sawit), juga beberapa perusahaan lainnya yang semuanya adalah "networking" Bapak Nindya Nazara.

Acara ini dilakukan di Mall Plaza Indonesia - Sudirman Jakarta. hidup PIS... hidup PIS ujar mereka antusias..... (NNA)

DUKUNGAN PARA PROFESSIONAL


DUKUNGAN PARA PROFESSIONAL


Selasa 6 Desember 2009 bertempat di Plaza Indonesia - Thamrin Jakarta, tepatnya di restoran Pho 2000 diadakan acara temu simpatisan para profesional yaitu teman-teman di PT. Permodalan Nasional Madani Venture Capital dan beberapa teman dari perusahaan lainnya seperti Bank Danamon Indonesia Tbk, PT. PNM (Persero),Bank NISP dll. Acara juga bertepatan dengan Ultahnya Boss Rudi Hartono (mantan President Director PT. PNM Techno Venture) yang saat ini juga bergabung sebagai Ketua Penasehat Team Sukses pemenangan pemilu Caleg DPR RI Dapil VII No. urut 4 PIS 33 Nindya Nazara.

Dalam kesempatan itu tak lupa kami meminta dukungan teman-teman profesional dan do'a restunya sambil membagi-bagikan stiker PIS dan kalender PIS, diantara yang hadir adalah Pak Ganef Sutarko (GSU), Pak Rusyad Noor (RSN), Pak R. Faizal nasution (RFN), Pak Iwan Soewandi (ISW), Pak Wisnu Wardhana (Aki/ WSN), Pak Indra (IDR), Pak Imam Satriono (IMS), Pak Punjul Prabowo (PPO), Pak Bambang Siswaji (Basis), Pak Mas'ud Masdjono (MMM), Pak Elvin S. Siregar (ESS), Pak Valery Wongsonegoro (LWS), Pak Eldasri Gestaria(EGA), Pak Rahmat Budiarto (RBT), Pak Robby (ROB), Ibu Wiwiek (WIS), Ibu Inung (NYL), Ibu Nira (NRW), Ibu Sondang (SND), Ibu Meniek (IMK) & teman2nya dikantor baru, Ibu Murti, Ibu Evita Dianti (EVI) dan teman-teman lainnya.

Akhir cara kami berfoto bersama sambil mengacungkan jari "PISSSS MAN".... dan mengangkat stiker dan kalender PIS 33... terima kasih atas dukungannya & "selamat ulang tahun pak Rudi Hartono". (NNA)

PELUNCURAN BLOG NINDYA NAZARA


PELUNCURAN BLOG NINDYA NAZARA

Alhamdullilah pada minggu tanggal 4 Januari 2009 lalu bertempat di Pizza Hut Kemang, Jakarta Selatan, telah diluncurkan blog Nindya Nazara dengan nama http//:blognindyanazara.blogspot.com yang akan memfasilitasi dan mempublikasikan seluruh kegiatan dan aktivitas serta kreativitas dari Nindya Nazara yang juga adalah Caleg DPR RI dari PARTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS no. 33) untuk pemilihan Dapil Jabar VII no. urut 4. Bolog ini juga sarana komunikasi dengan para simpatisan, pendukung dan kerabat handai taulan.

Dalam kesempatan itu hadir Team Sukses : Ketua Pembina Pak Rudi Hartono dan keluarganya, Ketua Tim Sukses Pak Zack dan teamnya yaitu Pak Dovi Manager Operasional, Pak Idink Sie Lapangan dan Logistik, serta hadir pula Pak Ade Rahman Arief (ARA) sebagai orang yang berperan membidani terciptanya Blok Nindya Nazara. "Terima kasih pak ARA"....

Selain peluncuran Blog dan silaturahmi juga, dibahas evaluasi rencana kerja dan strategi pemenangan pemilu untuk Caleg DPR RI Dapil Jabar VII, acara dilanjutkan dengan syukuran kecil dan doa bersama. (NNA)

Silakan para Blogger dapat mengakses blog kami di : http//:blognindyanazara.blogspot.com Masukkan dan sarannya sangat kami nantikan.

KEGIATAN BERSAMA WARGA

Caleg PIS 33 bersama warga desa Kuta Mekar - Ciampel, Karawang



Caleg PIS 33 sosialisasi surat suara di Karawang


Caleg PIS 33 dengan Team Sukses




Caleg PIS 33 dengan supir angkot di Bekasi

Caleg PIS 33 dengan supir taxi di Bekasi



Caleg PIS 33 dengan pengemudi Becak di Bekasi

Caleg PIS 33 dengan Wong Cilik

Selasa, 06 Januari 2009

AMANAH

Amanah

Bagikan burung rajawali yang terbang di udara, begitulah saat ruh kita dicabut oleh Malaikat atas perintah Yang Maha Kuasa, dia terbang melayang menuju alam lain untuk menemui Sang Pemilik ruh itu, terbang jauh meninggalkan jasadnya, rumah megahnya, mobil bagusnya, istri cantik/ suami gantengnya, anak lucunya, jabatannya, emas perak dan depositonya, ibu dan bapaknya, saudara dan kerabatnya, pengikut dan simpatisannya, dan semua apa yang ada pada dirinya...

Ingatlah kawan, pergunakan hidup ini dengan benar, berbuat baiklah pada sesama, pada bangsa dan negara-mu, pada lingkungan dan tetangga-mu, pada sahabat dan kerabat-mu, pada rakyat yang mempercayai-mu... bila datang waktu ajal itu, tak satu detikpun akan mundur dan tak sesuatupun dapat mencegahnya...

Bilamana rakyat memilihmu, pegang teguhlah amanah, jangalah engkau menghianati dan menyia-nyiakannya, janganlah engkau ambil yang bukan hak-mu (korupsi, kolusi dan nepotisme), belalah meraka, suarakan dan bantulah mereka semua... semoga Allah bersama kita semua... amiiiin




Caleg dekat dengan pemilihnya


Apa yang telah dilakukan Caleg PIS 33 DPR RI Dapil Jabar VII No. urut 4 dengan menyambangi warga pemilihnya (konstituen) di daerah pemilihan Kab. Bekasi dan Karawang adalah bentuk kedekatan dan tanggung jawab moril dimana para Caleg sudah seyogyanya mengerti dan aspiratif dengan para warganya, dan jangan hanya duduk-dukuk di kantor tanpa turun ke lapangan dan berdialog dengan warga pemilih.


Bapak Nindya Nazara yang juga caleg DPR RI (Partai Indonesia Sejahtera) PIS 33 Dapil Jabar VII No. urut 4 telah melakukan kunjungan lapangan kebeberapa lokasi daerah yang diwakilinya, dan bertemu langsung dengan simpatisan, kader dan warga masyarakat yang umumnya wong cilik dengan berbagai macam profesi, ada kelompok pengemudi becak, tukang ojek, pengemudi angkot, supir taxi, pedagang asongan, pedagang kelontong, petani, pekebun dan kaum ibu-ibu didesa-desa sekitar pinggiran kota Bekasi dan Karawang.


Dari safari yang dilakukan kebeberapa lokasi masih terdapat desa yang sangat memprihatinkan, yaitu saat Caleg PIS 33 berkunjung ke desa Parung Mulya dan desa Kuta Mekar di Kecamatan Ciampel Kab. Karawang, daerah yang subur tersebut belum optimal digarap, bahkan yang memprihatinkan diabad modern ini yaitu tahun 2009 masih ada desa yang belum masuk listrik, tidak ada infrastruktur, jalan tanah, tidak terdapat fasum (sekolah, puskesmas, dll). hal inilah yang membuat haru dan trenyuh karena disamping desa tersebut terdapat kawasan industri yang begitu megah dan canggih, dengan jalan aspal hotmix dan listrik yang melimpah ruah.


Pada saat Caleg melakukan sosialisasi surat suara dikedua desa tersebut tidak banyak harapan warga desa, mereka hanya minta pemerintah peduli, dan hanya minta agar mereka diberikan kesempatan menjadi petani penggarap dilahan tidur yang saat ini dikuasai beberapa perusahaan besar dan dibiarkan ditumbuhi ilalang. sungguh ironis...(NNA)








Obama Philosophies


OBAMA PHYLOSOPHIES

Demam Obama dirasakan masyarakat Amerika dan dunia menjelang pilpress dinegara adikuasa itu, dimana nama Hussein Barack Obama menjadi magnet yang kuat bagi para simpatisan dan pendukungnya untuk memilih Obama sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat dan berkat dukungan masyarakat luas akhirnya Obama berhasil memenangkan pemilu Amerika Serikat yang menghantarkannya menjadi Presiden Amerika Serikat mengalahkan saingannya, yang menarik disimak justru kompetisi Obama bersaing dengan calon kuat satu kubu, yaitu Hillary Clinton dimana bila diikuti hari perhari justru inilah saingat kuat Obama yang sesungguhnya, namun dengan tekat dan kerja keras yang luar biasa akhirnya Obama tampil sebagai pemenang.

Apakah yang menjadikan Obama menang? mungkin ini dapat memotifasi para calon Presiden RI untuk bertarung di negara kita, juga para kepala daerah dan para Caleg DPR RI, DPRD dan DPD yang sebentar lagi akan bertarung pada pemilu tanggal 9 April 2009. Obama memiliki beberapa faktor kemenangan yang menjadikannya begitu populer dan mendunia (demam Obama), namun tahukan Anda bahwa semua itu dimulai dari impian seorang anak yaitu Obama kecil. impian yang dipadukan dengan kerja keras serta nilai-nilai menjadikan obama tampil beda sehingga menjadi harapan baru dan muncullah dukungan rakyat luas sehingga menjadikan dia seorang idola.

Inilah philosophies Obama :
  1. Deam
  2. Hard work
  3. Value
  4. Different
  5. New Hope
  6. People Power
  7. Idol


Senin, 05 Januari 2009




19 February 2004 00:00 (Warta UMKMK)



Pemberdayaan Petani Melalui PKS Mini


oleh : Nindya Nazara




Indonesia merupakan negara agraris dan memiliki wilayah yang sangat luas dengan topografi dan iklim yang sangat menguntungkan, cocok untuk pengembangan agribisnis dan agroindustri. Hingga saat ini Indonesia menempati peringkat pertama dunia untuk areal tanaman sawit yang mencapai 3,2 juta hektar, menghasilkan CPO (crude palm oil) sebanyak 6,5 juta ton per tahun. Diproyeksikan sampai tahun 2012, produksi CPO Indonesia akan mencapai 15 juta ton per tahun, sehingga menempatkan Indonesia sebagai produsen CPO terbesar kedua setelah Malaysia. Malaysia masih menguasai sekitar 50 persen pasar CPO dunia, disusul Indonesia (30 persen), dan Nigeria (10 persen). Potensi sawit Indonesia cukup besar, dimana pada tahun 2000 tercatat 3,2 juta hektar, naik 69,8 persen dari tahun 1996 yang baru 2,2 juta hektar. Selama 10 tahun terakhir terjadi pertumbuhan (growth) yang sangat cepat, dengan penyebaran masih terkonsentrasi di Sumatera terutama Sumatera Utara (612.617 hektar), Riau (616.615 hektar), Sumatera Selatan (309.761 hektar), Jambi (236.059 hektar), Aceh (206.405 hektar), dan Sumatera Barat (184.872 hektar). Daerah lain yaitu Kalimantan Barat (279.575 hektar), Kalimantan Tengah (110.376 hektar), disusul Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Lampung, Bengkulu, Papua, dan daerah lainnya. Dalam pengembangan kelapa sawit tersebut, pemerintah telah memberikan subsidi melalui penyeluran kredit program, dengan pola perkebunan inti-plasma. Namun sejak krisis ekonomi tahun 1977, pembangunan pabrik yang merupakan kelanjutan dari paket perkebunan tersebut sempat terhenti. Akibatnya, timbul ketidakseimbang antara luasnya kebun dengan pertumbuhan pabrik, sehingga banyak petani, khususnya kecil, yang kesulitan dalam menjual hasil panennya. Banyak petani kebingungan menjual TBS (tandan buah segar), karena tidak adanya pabrik yang mau menampung. Posisi tawar petani sangat lemah, harga TBS ditentukan oleh pabrik. Pada beberapa dekade lalu timbul persepsi negatip terhadap PKS Mini yang disebabkan oleh beberapa hal: • Rekomendasi pemerintah untuk membangun PKS Mini berkapasitas 30 ton TBS per jam dikaitkan dengan paket program kebun KKPA dengan luasan minimal 5 ribu hektar. • Banyak perusahaan perkebunan swasta (PBSN) maupun perorangan yang telah mencoba membangun PKS Mini tetapi gagal. Kegagalan tersebut karena PKS Mini dinilai tidak efisien, yaitu dari segi ekstraksi rendemen yang dihasilkan, pemenuhan kapasitas olah, tingkat losses, dan ongkos produksi dikaitankan dengan bahan bakar yang digunakan. Dari luas kebun sawit Indonesia yang mencapai 3,2 juta hektar, terdapat kebun rakyat seluas 1,5 juta hektar (46,8 persen). Namun sayangnya, potensi TBS dari kebun rakyat tersebut belum bisa digarap secara optimal karena para petani tidak memiliki kemampuan finansial. Dibutuhkan investasi minimal 5 juta dolar AS untuk membangun satu unit PKS Mini berkapasitas 30 ton TBS per jam. Akibatnya, banyak petani yang menjual TBS kepada tengkulak (pengumpul) yang kemudian menjualnya kembali ke pabrik besar yang rata-rata memiliki kebun yang luas. Potensi sumber bahan baku (TBS) sebesar 1,5 juta ton per tahun dari hasil kebun rakyat, antara lain di Sumatera (1,1 juta ton), Kalimantan (247 ribu ton), Sulawesi (44,1 ribu ton), Papua (26,9 ribu ton), dan Jawa (12,5 ribu ton). Dari penyebaran luas kebun dan sumber bahan baku tersebut dihubungkan dengan penyebaran pabrik (prosessing), tampak adanya ketimpangan dimana perkebunan rakyat belum terlayani oleh pabrik yang saat ini ada. Hal inilah yang menjadi perhatian PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui anak perusahaannya PT PNM Venture Capital (PNM VC) yang khusus membantu petani kecil untuk membangun industri processing sendiri berupa Pabrik Kelapa Sawit Mini (PKS Mini). Jika diasumsikan PKS Mini tersebut berkapasitas 5 ton TBS per jam, berarti masih diperlukan 702 unit PKS diseluruh Indonesia, dengan perincian: Sumatera (528 unit), Jawa (4 unit), Kalimantan (133 unit), Sulawesi (25 unit), dan Irian Jaya (11 unit). Besarnya kebutuhan PKS Mini tersebut tentunya merupakan peluang bagi kalangan investor dan lembaga keuangan. Jika setiap unit PKS membutuhkan investasi sebesar Rp 12 miliar (termasuk working capital), maka dibutuhkan dana sekitar Rp 8,4 triliun. Dalam realisasinya tentu harus disesuaikan dengan skala prioritas dan potensi di tiap-tiap daerah. Misalkan, dicanangkan menjadi program nasional dengan sasaran 10 persen atau 70 unit pada 5 tahun pertama. Dengan demikian dana yang dibutuhkan untuk tahap pertama ini hanya sekitar Rp 840 miliar. Kalau dana itu digunakan untuk membangun PKS besar, hanya 12 unit yang mampu dibangun, dengan biaya investasi mencapai Rp 70 miliar per unit. Pertanyaannya, mengapa tidak membangun PKS besar? Alasannya: pertama, biaya untuk pembangunan PKS berkapasitas di atas 30 ton TBS per jam) cukup besar, mencapai Rp 70 miliar, dimana untuk saat ini sulit untuk mendapatkan pembiayaan. Kedua, untuk pabrik besar diperlukan kebun sawit seluas 5 ribu hingga 10 ribu hektar, yang umumnya dimiliki oleh perkebunan besar (PTPN/PBSN) yang juga telah memiliki kebun dan pabrik sendiri. Ketiga, potensi luasan kebun rakyat yang mencapai 1,5 juta hektar umumnya dimiliki petani perorangan atau perkebunan skala kecil yang saat ini belum memiliki pabrik sendiri. Hasil panen dari petani kecil ini dijual kepada pabrik besar dengan posisi tawar yang lemah. Keempat, dengan penyebaran PKS yang tidak merata dan jauh dari kebun, telah menimbulkan biaya produksi tinggi, khususnya untuk transportasi, sehingga menekan tingkat keuntungan petani. Kelima, rawan terjadi konflik di lokasi perkebunan yang dikelilingi oleh kebun rakyat, dimana hasil TBS tidak tertampung oleh PKS milik inti, sehingga dapat menggangu kelangsungan kebun dan PKS inti. Keenam, dengan investasi yang relatif murah, petani (kelompok petani/koperasi) dapat membangun dan memiliki pabrik sendiri. Ketujuh, saat ini teknologi PKS Mini yang effisien telah dikembangkan dan sudah dibangun dengan pendanaan dari PT PNM Venture Capital (PNM VC) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang merupakan PKS Mini pertama di Indonesia dan telah beroperasi dengan baik. Kedelapan, kebun yang diperlukan hanya 1.500 hingga 2.000 hektar berupa kebun rakyat, menghemat waktu penanaman dan biaya pembangunan kebun. Pada prinsipnya, teknologi mesin PKS tidak terlalu rumit. Intinya adalah memeras buah (TBS) sehingga menghasilkan minyak. Baik kapasitas besar maupun mini tidak berbeda. Namun PKS Mini yang selama ini dibangun di dalam negeri yang dianggap gagal atau tidak effisien, adalah meng-copy atau mengecilkan ukuran (size) pabrik besar menjadi mini, dari kapasitas 30 ton TBS per jam menjadi 5 ton TBS per jam, dengan mengabaikan design dan fungsi masing-masing stasiun (unit kerja mesin). Kegagalan umumnya disebabkan masalah efisiensi, tingkat losses (rendemen CPO tidak mencapai 23 persen dan kernel 5 persen), bahan bakar menggunakan solar sehingga cost of production tinggi, sehingga pengembalian investasi menjadi panjang. Pada tahun 2002 lalu telah ditemukan/dikembangkan teknologi PKS Mini dengan metode sedikit berbeda, dimana kunci keberhasilannya terletak pada perubahan design dari stasiun tiap-tiap unit kerja mesin, terutama pada stasiun sterilizer (stasiun perebusan). Penambahan unit kerja berupa mesin pencacah dan pemakaian turbin sebagai sumber power pabrik dengan bahan bakar tandan kosong dan janjang hasil produksi (limbah pabrik). Prinsip kerja mesin masih sama dengan PKS besar, namun dengan merubah design sterilizer station-nya, sehingga menjadikan PKS Mini yang lebih effisien, dengan tingkat rendemen sekitar 23 persen. Kalau saja PKS Mini ini bisa dikembangkan di daerah lain, tentunya akan lebih banyak petani yang bisa ditingkatkan kesejahteraannya, sekaligus juga memberikan dampak ekonomi lainnya termasuk peningkatan perolehan devisa negara yang berbasis sumber daya lokal.


*> penulis adalah Investment Manager PT. PNM Venture Capital, artikel dimuat dalam warta UMKM tanggal 19 Februari 2004 dan dapat di downloan di google.com.

Aksi tempel stiker PIS 33


Stiker Caleg PIS 33 beredar di Bekasi


Aksi penempelan stiker Caleg PIS No. 33 DPR RI Dapil VII No. Urut 4 telah dilakukan oleh team sukses yang langsung dipimpin oleh Bapak Dovi - Manager Operasional Team Sukses bersama team lapangan dan logistik yaitu Bapak Idink dan Bapak Iwan pada tanggal 30 Desember lalu.


ANGKOT

Hampir sebagian besar angkot yang beroperasi di Bekasi saat ini telah berstiker PIS 33 di kaca belakang, kaca pintu masuk dan didalam kabin penumpang, hal ini dalam rangka sosialisasi parpol peserta pemilu bernomor 33 dan Caleg DPR RI Dapil Jabar VII no. urut 4 diwilayah konstituennya.


TAXI

Demikian pula taxi sekitar kota Bekasi juga tak luput dari pembagian stiker dan kalender PIS 33, para pengemudinya sangat antusias pada saat pembagian atribut partai PIS 33.


BECAK

Tak luput juga para pengemudi becak yang mangkal diseantaro pasar/ simpangan/ terminal seluruhnya tak luput dari pembagian stiker dan kalender PIS 33, bahkan yang paling seru justru kelompok pengemudi becak inilah yang sangat "welcome" menerima team sukses dilapangan.


OJEK

Ojek juga menjadi sasaran dan seluruh ojek dipinggir-pinggir jalan seputar kota Kab. Bekasi tak luput dari oleh-oleh kami.


PEDAGANG ASONGAN

Ikut pula kebagian para pedagang asongan dan gerobak dorong yang berjualan seputaran komplek ruko dan pertokoan di Bekasi, stiker dan kalender PIS 33 telah tertempel dengan apik digerobak mereka.


BUS

Diterminal Bekasi, para team sukses juga berhasil bergerilya membagikan stiker dan kalender PIS 33 kepada pengemudi bus serta menempelkannya pada body belakang bus.


WARGA

Para pejalan kaki dan warga sekitar pasar tradisional dan terminal Bekasi juga tak luput dari aksi ini.


PASAR

Seluruh pedagang di Pasar tradisional Bekasi juga kami serang dengan aksi bagi-bagi kalender gratis.


Atribut dan logistik

Pada hari itu kami berhasil melakukan aksi penempelan stiker dan pembagian kalender PIS 33 sebanyak 3500 lembar, juga pembagian logistik berupa soft drink, minuman air kemasan mineral, rokok dan makanan kecil kepada warga simpatisan PIS 33 dan para wong cilik. (team sukses caleg DPR RI Jabar VII No. Urut 4. PARTAI INDONESIA SEJAHTERA 33).

Perayaan Tahun Baru 2009 di PAC PIS Tambun Selatan




Aksi bantuan untuk kader PIS PAC Tambun Selatan, menyambut malam tahun baru 2009



Sesuai komitmen dengan kader PIS Kab. Bekasi khususnya di Kecamatan tambun Selatan Kali ini Caleg PIS DPR RI Jabar VII No. Urut 4, Bapak Nindya Nazara dan Team Sukses mempunyai agenda memberikan bantuan sebisanya dalam rangka berpartisipasi untuk kader PIS di Kecamatan Tambun Selatan – Kabupaten Bekasi yaitu memberikan bantuan berupa ikan laut segar untuk pesta menyambut malam tahun baru yang dilaksanakan di posko-posko PIS di Tambun Selatan.

Kami dan team berangkat tgl 31 Des'08 tepat jam 13.00 siang dari sekertariat Pemenangan Pemilu untuk Caleg PIS 33 No. Urut 4 Bapak Nindya Nazara dimarkas Jl. H. Samali, Pejaten Pasar Minggu Jakarta Selatan menuju daerah pelabunan ikan laut di Muara Karang Pluit Jakarta Utara dalam rangka membeli ransum berupa ikan laut segar yang akan disumbangkan kepada kader PIS di PAC Tambun Selatan Bekasi. Tak lupa Pak Dovi membawa container besar untuk tempat ikan.

Ikut serta dalam team adalah Pak Dovi – Manager Operasional Team Sukses, Pak Idink – Sie Lapangan Team Sukses dan Bu Shelly – Bendahara Team Sukses dan tentunya pak Caleg sendiri juga ikut serta turun kelapangan, dimana sebelumya telah berkoordinasi dengan ketua Team Sukses Bapak Zack yang berhalangan hadir.

Tiba di Pasar Pelelangan ikan Muara Karang tampak suasana penuh sesak dengan para pedagang ikan dan juga para pengunjung yang umumnya akan membeli ikan untuk menyambut tahun baru 2009 yang sudah menjadi tradisi merayakannya, dengan acara bakar bakar ikan bersama kerabat dan keluarga. Kami beruntung mendapatkan parkir agak mudah dan strategis, walaupun sebelumnya melewati kubangan banjir air hitam yang kotor, Team pun segera turun dan menyadari bahwa kami salah costum dan segera membeli sandal jepit untuk berjalan menyisir pasar ikan.

Kami sempat kebingungan dengan banyaknya jenis dan jumlah ikan yang ditawarkan, ada cumi, kerang, ikan tongkol, ikan kambing-kambing, ikan ayam-ayam, ikan bawal, ikan cakalang, dan macam-macam ikan lainnya. Akhirnya team memutuskan akan membeli satu jenis ikan saja agar mudah dan hemat waktu, pilihan jatuh pada ikan bawal dan segera kami memborongnya sebanyak 230 ekor ikan bawal dengan 2 kontainer penuh yang telah pula diisi es cacah. Bu Shelly juga menyempatkan membeli beberapa kilo ikan lainnya dan cumi-cumi untuk dikonsumsi sendiri.

Team langsung berangkat dari Muara karang menuju Tambun Selatan, Bekasi. Dijalan toll kami sempat menerima SMS dari pak Teddy – Sekertaris PDC PIS Bekasi yang meminta klarifikasi jam berapa kami tiba di Bekasi dan kami jawab sebelum magrib. Dalam perjalanan kami sengaja mematikan AC karena kabin mobil menjadi bau ikan.
Tepat jam 17.00 kami tiba di posko PIS Tambun Selatan dan bertemu kader PIS yang telah menunggu, dan kami segera menyerahkan bantuan sekedarnya yaitu sebanyak 150 ekor (I container) ikan bawal segar kepada Pak Teddy dan bahwa kami sifatnya hanya memberikan bantuan ala kadarnya untuk dapat mensukseskan acara malam tahun baruan yang dilaksanakan kader PIS di Tambun Selatan, dan tak lupa permohonan maaf karena tidak dapat hadir bersama kader dalam acara malam tahun baruan, karena masih ada acara lainnya di Jakarta. Kemudian kami segera pamitan dan kembali ke Jakarta, membawa sisa ikan untuk dibagikan kepada anggota Team Sukses dan simpatisan di Jakarta.

Pertemuan dengan kader PIS Kab. Bekasi (PAC Tambun Selatan)


Pertemuan dengan kader PIS Kab. Bekasi (PAC Tambun Selatan)


Tanggal 28 Desember 2008 lalu, rombongan Caleg PIS DPR RI Dapil Jabar VII dan Team Sukses memasuki Kecamatan Tambun Selatan via pintu toll Cikarang, selepas pintu toll tidak terlihat bendera PIS, hanya ada satu dua-buah saja berkibar dipinggir pintu toll keluar, namun memasuki radius 2 km dari kediaman Bapak Teddy – Sekertaris DPC PIS Bekasi yang juga Caleg DPRD Kab. Bekasi sangat terasa atmosfir PIS dimana bendera PIS berkibar bersanding dengan beberapa bendera parpol besar dengan gagahnya, memasuki kompleks kediaman pak Teddy semakin banyak bendera PIS hampir disetiap pekarangan rumah warga berkibar bendera PIS, ini menunjukkan daerah tersebut adalah basis PIS.

Kami dan rombongan disambut Pak Teddy dan keluarga besarnya, kami sempat berkenalan dengan orang tua dan istri serta adik pak Teddy, kemudian seperti 2 hari sebelumnya kami juga disambut hangat dan segera membahas progress bantuan yang telah kami berikan berupa 100 buah bendera PIS, stiker dan kalender PIS, menurut informasi pak Teddy bendera sudah disebar ke titik-titik basis PIS dan beberapa posko PIS yang baru didirikan, sebagian besar bendera kami dipasang di depan rumah Bupati yang merupakan orang PKS (Partai Keadilan Sejahtera), namun kader-kader PIS dibawah kordinasi pak Teddy tetap semangat memasang bendera di basis pentolan PKS kab. Karawang tersebut, agar PIS tetap dilihat oleh Bupati, ujarnya.

Kemudian kami membahas daerah-daerah yang akan dijadikan konsentrasi kampanye, karena menurut pak Teddy kami cukup berkonsentrasi di 3 (tiga) kecamatan saja yaitu Kec. Tambun Selatan dan 2 tetangganya yang merupakan “daerah kekuasaan” pak Teddy dan Kader-kadernya sudah cukup aman untuk perolehan suara Caleg DPR RI diangka 30.000 suara, katanya yakin. Sambil menunggu team pak Teddy (kader PIS) yang datang kami melanjutkan berbincang strategy perolehan suara dan pada prinsipnya pak Teddy tidak memiliki program yang baku karena beliau berkeyakinan lebih baik “action direct to people” dari pada punya program muluk-muluk yang tidak bisa direalisasikan karena minimnya dana dan logistic.

Menjelang magrib team yang merupakan kader PIS dibawah binaan pak Teddy berdatangan yaitu : pak Alay, pak Amir, pak Japeng dan pak Nissin, kader inilah yang diandalkan Pak Teddy dan memiliki akses massa 4000 orang, mereka juga melaporkan telah mendirikan satu posko baru PIS dan minta bantuan uang tunai karena masih belum membayar biaya cat. Caleg DPR RI Jabar VII saat itu memberikan bantuan uang tunai untuk posko PIS dan juga kader meminta bantuan logistic untuk pesta menyambut tahun baru 2009, kami menyanggupi akan mengirimkan bantuan berupa ikan laut segar/ ayam untuk acara tahun baruan sekedarnya. Kemudian kami berpamitan pulang dan team sukses pak Dovi tidak lupa menempelkan stiker PIS di Posko PIS yang tepat berada disamping kediaman pak Teddy.

aksi temu kader pis dan warga di kab. karawang




Aksi temu kader PIS dan warga di Kab. Karawang



Kunjungan ke Kabupaten Karawang dilakukan oleh Caleg PIS DPR RI Dapil Jabar VII dengan rombongan Team Sukses menuju PAC (Pimpinan Anak Cabang) Klari Kabupaten Karawang dan rencana juga mengunjungi ketua DPC PIS Karawang Bapak Wilfried (Willy), namun Ketua DPC PIS Karawang tidak bisa dihubungi sehingga focus kunjungan diarahkan ke PAC PIS Klari. Logistic yang dibawa berupa : 225 buah bendera PIS , 2.500 lembar stiker PIS dan 1.000 lembar Kalender PIS, 3 dus minuman botol, rokok, dll.

Agenda awal adalah dalam rangka acara bakti sosial pengobatan gratis, namun informasi PAC PIS Klari acara ditunda sehingga kunjungan kerja dilakukan ke 2 desa terpencil dibelakang kawasan industri Karawang yaitu Desa KUTA MEKAR, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang dan Desa PARUNG MULYA, Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang untuk melakukan sosialisasi pemilu dan surat suara serta bantuan untuk pembangunan musholla desa.

Tiba di sekertariat PAC PIS Klari sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut oleh Ketua PAC PIS Klari, Wakil Ketua dan seluruh pengurus PAC PIS Klari, juga hadir Caleg DPRD Karawang ibu Vega Veolita Puspa. Kemudian rombongan melakukan konsolidasi dan meeting dalam rangka kunjungan kedaerah konstituen PIS yang merupakan basis massa PIS.

Nindya Nazara – caleg PIS DPR RI Dapil Jabar VII memberikan bantuan kepada PAC PIS Klari berupa uang tunai dan logistik bendera PIS sebanyak 100 buah dan alat kelengkapan campaign berupa stiker dan kalender PIS.

Tepat jam 11.00 WIB rombongan Caleg DPR RI Jabar VII dan rombongan PAC PIS Klari yaitu Ketua PAC PIS dengan menggunakan 2 (dua) kendaraan menuju daerah konstituen PIS, sebelumnya kami mampir dahulu untuk sekedar membelikan minuman dan rokok untuk oleh-oleh kepada warga.

Desa Kuta Mekar

Lokasi Kecamatan desa terletak di belakang Kasawan Industri Karawang yang merupakan dataran tinggi (pegunungan) dengan medan jalan akses cukup kecil, berliku dan belum diaspal (tanah dan batu) yang merupakan akses jalan desa satu-satunya, kami juga sempat beberapa kali berhenti dan turun dari kendaraan untuk memastikan agar roda kendaraan tidak terperosok masuk ke selokan ataupun sawah, setelah melewati jembatan kecil yang sempit dan berkelok tibalah didesa KUTA MEKAR dan dikejauhan terlihat warga sedang bahu membahu merenovasi musholla dipinggir jalan desa, musholla berukuran kira-kira 50 meter persegi sudah berdiri seluruh temboknya namun belum lagi ada atap, saat rombongan datang warga dan pekerja sedang memasang genteng (lihat foto). Juga sudah terpasang bendera PIS didepan musholla dengan sebatang bambu panjang.

Kami diterima oleh Wakil Kepala Dusun desa KUTA MEKAR dirumahnya yang sekaligus sebagai posko proyek perbaikan musholla, sambutan warga desa sangat ramah, kami berbincang-bincang dan disuguhi makanan ringan khas daerah tersebut yaitu seperti kue semprong berbentuk kerucut dan kerupuk berwarna merah khas desa serta minuman air mineral kemasan.

Selang beberapa waktu kemudian berkumpullan warga Desa KUTA MEKAR yang didominasi ibu-ibu dan anak-anaknya karena sebagian kaum bapak sedang bekerja di musholla, Ibu Vega Violeta Puspa – Caleg DPRD Kabupaten Karawang memberikan sambutan dan memperkenalkan rombongan dengan bahasa setempat (sunda), kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi surat suara kepada warga desa yang hadir di kediaman Wakades KUTA MEKAR. Kemudian dilanjutkan oleh Bapak Nindya Nazara - Caleg DPR RI Dapil Jabar VII Partai Indonesia Sejahtera (PIS No. 33) memperkenalkan diri dan rombongan serta menjelaskan maksud kedatangan yaitu dalam rangka sosilalisasi pemilu 2009 dan surat suara.

Dalam orasinya Bapak Nindya Nazara (NNA) menjelaskan bahwa pentingnya momen pemilu yang hanya datang 5 tahun untuk memilih pemimpin Indonesia yaitu Presiden Republik Indonesia dan para wakil rakyat yang duduk ditingak pusat (DPR RI), daerah (DPRD) dan DPD yang merupakan wakil dari masyarakat dan warga desa KUTA MEKAR. Sehingga masyarakat diharapkan aktif berpartisipasi dalam pesta demokrasi yang pada tahun 2009 ini sangat berbeda dengan masa-masa era ORBA dimana rakyat memilih langsung pemimpin yang di-inginkan dan dicintainya. Kemudian Bapak Nindya Nazara (NNA) juga berpesan agar warga “tidak salah” memilih pemimpinnya karena jika salah maka rakyat juga yang akan merasakannya, gunakan hati nurani dalam menentukan pilihan, Bapak Nindya Nazara tidak pernah mewajibkan warga (konstituennya) untuk memilih beliau, hanya bila warga merasa beliau dapat dipercaya untuk mewakili warga desa KUTA MEKAR maka amanat itu akan dilaksanakan sebaik-baiknya, sehingga Bapak Nindya Nazara tidak berani memberikan janji-janji muluk kepada warga.

Tidak lupa pula kami memaparkan PIS dan calon Presiden RI yang diusung PIS yaitu Bapak Letjen TNI (Purn) Dr (HC) H. Sutiyoso, sebagian besar masyarakat sudah sangat mengenal figur Capres PIS, dan mereka mengangguk-anggukan kepala.

Sesi Tanya jawab cukup ramai dan warga antusias untuk bertanya tentang tehnis pencoblosan surat suara karena kali ini sangat berbeda dengan pemilu yang mereka kenal. Pertanyaan umumnya banyak dijukan oleh kaum ibu dan tematik masalah keabsahan surat suara, berkali-kali kami harus menjelaskan dan mengulang-ulangnnya dengan sabar sampai seluruhnya mengerti. Bagaimana harus membuka surat suara, menyimak dan menandai-nya sampai detail sekecil-kecilnya sehingga warga seluruhnya menjadi jelas.

Kemudian kami juga memberikan sumbangan uang tunai kepada Wakades KUTA MEKAR untuk sekedar membantu memberikan bantuan dalam rangka renovasi musholla desa. Pada saat yang bersamaan Team Sukses bersama anggota PIS PAC Klari membagi-bagikan logistik pemilu yaitu stiker PIS dan Kalender PIS kepada seluruh warga yang hadir termasuk para pekerja di musholla dan tetangga sekitar desa. Dalam acara pembagian atribut partai ini sangat meriah karena warga desa antusias sekali dan sangat ingin memiliki atribut tersebut baik untuk dikoleksi maupun ditempel pada pintu dan jendela rumah mereka.

Kami sangat terharu dengan sambutan warga desa, apalagi desa terpencil ini belum memiliki jalan aspal, tidak ada air bersih, tidak ada listrik…!!!, sungguh sangat aneh dan sedih hati kami melihat kenyataan diabad modern dipenghujung tahun 2008 masih ada rakyat Indonesia yang beberapa meter bertetangga dengan Kawasan Industri Karawang yang berdiri pabrik-pabrik besar dan megah… tidak memiliki listrik….!!! Tidak ada televisi, radio, Koran apalagi internet… bahkan kami berjalan berkilo meter tidak menemukan sekolah, puskesmas, dan fasum lainnya, Luar bisa ironis dan mengenaskan…. Namun itulah kenyataan yang kami lihat.

Setelah selesai acara tatap muka kami pamit kepada Wakades dan warga desa, tak lupa kami berpose (foto) bersama di depan rumah Wakades KUTA MEKAR didampingi oleh Wakades sendiri dan warganya, Ketua & Wakil Ketua PIS PAC Klari, Caleg DPRD Karawang dan Team Sukses… semua tersenyum dan mengangkat jari yang menyatakan dukungan kepada PIS dan calegnya… sambil berseru “ hiduuuuuuuuuuuuup PIS 33”…

Tidak terasa hampir 3 (tiga) jam kami berbaur dengan warga desa KUTA MEKAR, dan rombongan meneruskan perjalanan menuju desa PARUNG MULYA yang lokasinya diatas pegunungan beberapa kilometer dari desa KUTA MEKAR.

Desa Parung Mulya



Mobil rombongan hanya sampai dikaki gunung jalan menuju desa PARUNG MULYA, karena jalan desa yang sempit berupa semak belukar hanya jalan tanah dan bebatuan yang kiri kanannya masih ditumbuhi ilalang dan hutan liar, sampai di rumah sesepuh desa yaitu Abah Kumis mobil tidak dapat lagi melanjutkan perjalanan karena jalan menyempit sehingga kami harus turun dan berjalan kaki untuk mencapai desa PARUNG MULYA yang terletak di ketinggian (pegunungan).

Abah Kumis adalah mantan pejuang kemerdekaan RI yang disegani didaerah tersebut dan merupakan tokoh masyarakat, usianya sekitar 80-an tahun namun masih sangat baik pendengaran dan penglihatannya, setelah bersalaman dan minta restu serta tidak lupa menempelkan stiker PIS dan memberikan souvenir kalender PIS kami melanjutkan pendakian, dipekarangan Abah Kumis berkibar bendera PIS tertiup angin pegunungan dengan megahnya, bendera sudah agak lusuh menandakan sudah lama dikibarkan.

Kami dan rombongan berjalan mendaki +/- 5 km untuk mencapai posko PIS di desa PARUNG MULYA diatas pegunungan, jalan yang kami lalui adalah jalan desa berupa tanah dan masih becek dibeberapa bagian, jalan desa sangat sepi hanya rombongan kami yang ada dan sesekali berpapasan dengan warga desa yang sedang bekerja di ladang/ kebun.

Udara sangat cerah dan panas, dari ketinggian seluas mata memandang tampak dikejauhan pinggiran kota Karawang, luasnya areal masih belum produktif, sebagian besar berupa ilalang dan tanaman liar, hanya dipingir jalan yang kami lalui tampak beberapa petak kebun palawija dan tanaman padi tadah hujan, menurut informasi yang kami peroleh sulitnya air dan tidak ada system irigasi sehingga pertanian dan perkebunan tidak berkembang. Lokasi rumah warga juga agak berjauhan, Desa PARUNG MULYA memiliki 450 KK seluruhnya adalah petani/ peladang dan pedagang (warung kecil). Sepanjang jalan berkibar bendera PIS dan beberapa ada bendera PDIP dan PPP, kelihatannya baik desa PARUNG MULYA dan desa dibawahnya adalah basis PIS.

Rombongan dan Team sukses akhirnya tiba di Posko PIS yang merupakan rumah agak besar dengan pendopo juga cukup luas, sudah menanti tokoh masyarakat setempat yaitu Bapak Nur dan warga masyarakat, Ketua PIS PAC Klari memberikan sambutan kata pembuka, kemudian disusul Ibu Vega Violeta Puspa – Celeg DPRD Karawang memberikan sambutan perkenalan dengan bahasa setempat (Sunda) disusul Bapak Nindya Nazara – Celeg DPR RI Jabar VII menyampaikan salam perkenalan dan dilanjutkan sosialisasi pemilu dan surat suara dihadapan warga desa yang terus berdatangan baik bapak-bapak dan ibu –ibunya, warga menyimak dan sebagian besar sudah mengerti karena sebelumnya kader-kader PIS (Teamnya Ibu Vega) pasti sudah lebih dulu memberikan pembekalan kepada warga desa.

Dalam sesi tanya jawab, ada seorang warga (ibu) menyeletuk, “bahwa kami hanya memberikan janji, bukan bukti”… seperti yang dilakukan pada Pikada Bupati beberapa waktu lalu yang suaranya menang mutlak didesa tersebut namun sang Bupati setelah terpilih tidak pernah lagi muncul ke desa tersebut, apalagi merelisasikan janji-janjinya.

Kami terkejut juga dengan peryataan tersebut, dan kami sadar bahwa warga desa yang polos ini sudah memiliki keberanian mengemukakan pendapat dan yang paling penting mereka punya nurani, sehingga sekali lagi kami tidak berani berjanji apa-apa kecuali memberikan pandangan tentang mekanisme pemilihan anggota DPR RI, DPRD dan DPD serta Presiden RI sesuai UU pemilu dengan bahasa yang sederhana, dan menampung aspirasi serta harapan mereka, misalnya masalah yang paling basic yaitu listrik, kami akan bantu menyampaikannya kepada pemerintah.

Kami juga akan mempromosikan lahan tidur mereka yang luas (belum tergarap) beberapa dikuasai oleh perusahaan besar namun belum dimanfaatkan sehingga ada harapan warga untuk dibantu sebagai petani penggarap dilahan tidur tersebut. sebagai ilustrasi harga tanah disana masih sangat murah yaitu Rp. 3 juta untuk 1 hektar persegi.

Setelah sosialisasi dan tanya jawab selesai kami menempelkan stiker PIS dan membagikan Kalender PIS kepada warga, kemudian kami berpamitan untuk kembali menuju desa lain. Saat kami pamit masih terus saja warga berdatangan dan minta atribut PIS, hingga kami kehabisan logistic.

Diperjalanan pulang kembali ke lokasi dimana mobil rombongan diparkir, kami bertemu seorang petani yang sedang beristirahat di gubuknya, kami sempat berbincang-bincang dan berfoto bersama petani tersebut dengan menggunakan topi caping bersama-sama Ibu Vega dan Bapak Agus Sulasmana – Wakil Ketua PIS PAC Klari. Kemudian kami meneruskan perjalanan menuruni jalan desa. Rombongan kelelahan, kehausan dan kelaparan menjelang petang, namun tidak satupun kami temukan rumah makan hingga kami jumpai hanya warung kecil milik warga dan seluruh rombongan dapat istirahat sejenak untuk sekedar minum dan menikmati makanan kecil berupa roti khas setempat dan makanan ringan lainnya.

Bapak Agus menyarankan untuk lanjut ke 2 (dua) desa lagi yang merupakan basis PIS, namun kami melihat kondisi rombongan sudah sangat kelelahan apalagi terdapat anak-anak kecil yang ikut dalam rombongan, Ibu Vega juga sudah terkilir pergelangan kakinya karena salah menggunakan selop agak tinggi, Ibu Shelly juga sudah lecet-lecet kaki, dan anak ibu Vega yang ikut sempat terjatuh dan menangis. Sehingga kami memutuskan untuk kunjungan lapangan cukup di 2 desa ini dulu yaitu desa KUTA MEKAR dan PARUNG MULYA, karena sore harinya kami agendakan berkunjung ke DPC Kabupaten Bekasi yaitu bertemu dengan Sekertasis DPC Bapak Theodorus Rauf (Teddy) yang juga Caleh DPRD Kab. Bekasi.

aksi temu warga / wong cilik di bekasi

aksi temu warga (wong cilik) di Kab. Bekasi

Kali ini Caleg PIS DPR RI Jabar VII No. Urut 4, Bapak Nindya Nazara dan Team Sukses menuju daerah pemilihan Bekasi dan sekitarnya untuk pemantauan lokasi, tatap muka dengan warga kecil, pengenalan PIS kepada warga, pembagian atribut PIS dan sosialisasi PIS dan pemilu kepada warga sekitar Bekasi.

Logistik yang dibawa adalah 10 dus minuman kemasan Aqua botol, 2500 lembar stiker PIS, 1000 lembar kalender PIS, bendera PIS, beberapa pak rokok dan makanan ringan lainnya. Rombongan berangkat dari sekertariat Team Sukses di Jl. H. Samali, Pejaten Pasar Minggu Jakarta Selatan menuju Bekasi, sebelumnya sempat mampir di lokasi rest area toll Cikampek untuk mengisi BBM dan membagikan stiker & kalender PIS kepada masyarakat, juga setiap pintu toll kami membagikan atribut PIS kepada petugas jaga pintu toll yang disambut antusias dan ucapan terima kasih.

Tujuan kami langsung ke sentra-sentra pusat kegiatan masyarakat di Bekasi, dimana sebelumnya Team Sukses beristirahat di sebuah kawasan ruko untuk makan pagi, yaitu soto mie dan selesai sarapan, Team Sukses memanfaat situasi dengan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, yaitu para pemilik toko, pedagang asongan, pengunjung warung, pedagang rokok, kios kecil, tukang parkir, sopir taxi, para pengemudi becak dan warga yang lalu lalang.

Pada saat Team Sukses membagikan atribut PIS berupa kalender dan stiker kepada para tukang becak, kami sempat kewalahan karena sambutannya luar biasa antusias, mereka berbondong-bondong minta ditempel stiker PIS pada becaknya, Team Sukses segera menempelkan stiker dibagian yang terlihat yaitu di sisi kiri dan kanan dalam becak dekat bangku penumpang, di atas atap becak sebelah belakang dan di body becak, kemudian kami berfose bersama (foto) dengan para tukang becak yang disambut meriah, semuanya mengangkat jari … “ hidup PIS… hidup PIS” teriak mereka sambil tertawa riang, kemudian kami membagikan rokok dan minuman kemasan kepada para tukang becak dan warga yang lewat.

Tidak mau ketinggalan pengemudi taxi yang mangkal juga ikut-ikutan minta stiker dan kalender PIS, kamipun membagikannya, disusul gerobak dagangan juga minta ditempelkan stiker PIS, kami pun menempelkannya dan memberikan souvenir kalender PIS. Semuanya antusias kami pun terharu betapa masyarakat sangat peduli dengan pesta demokrasi. Sementara Pak Dovi dan Pak Iwan (team sukses) berkeliling menempelkan stiker PIS di seluruh kawasan ruko dan posko parkir. Setelah selesai dan cukup puas kami melanjutkan perjalanan, dimana sebelumnya Team Sukses dan Caleg PIS DPR RI Jabar VII sempat berfose (foto) dilokasi dengan mengibarkan bendera PIS.

Tibalah kami disasaran campaign yaitu kawasan pasar tradisional dan terminal, segera Team Sukses membongkar ransum perbekalan dan atribut PIS, dengan 3 buah ransel besar kami memasukkan minuman Aqua botol, rokok dan stiker PIS. Kemudian dengan pe’de (yakin) kami berjalan memasuki terminal Bekasi, Team dibagi 2 tugas, yaitu sasaran angkot dan sasaran bus kota, segera team angkot beraksi dengan ijin pengemudi dan “preman terminal” kami melakukan aksi menempel stiker PIS di angkot yaitu dikaca belakang, kaca dalam, pintu masuk dan bagian lain yang dianggap strategis untuk dilihat penumpang angkot, tak lupa kami membagikan minuman mineral Aqua kepada pengemudi angkot yang kendaraannya bersedia ditempelkan stiker PIS.

Sementara team buser (buru sergap) bus kota juga beraksi menempelkan stiker di bus kota maupun bus antar kota, stiker umumnya ditempel di kaca belakang bus dan bagian dalam dekat supir, juga dibagi-bagikan kepada supir dan kernetnya. Aksi dilakukan siang hari diterminal Bekasi, dimana udara cukup panas, bising, polusi dan ramai, namun team sukses tetap semangat karena Caleg PIS DPR RI Jabar VII Bapak Nindya Nazara juga ikut terjun kelapangan bersama-sama team sukses. Bahkan Bapak Caleg juga sibuk bolak balik ke mobil untuk mengambil logistik yang habis. Walaupun kami lelah namun tetap semangat karena aksi ini sangat seru dan menantang.

Nindya Nazara – Caleg PIS untuk DPR RI Dapil Jabar VII (Bekasi – Purwakarta – Karawang) bersama-sama Team Sukses sempat berfose (foto) bersama para supir/ pengemudi angkot di terminal Bekasi yang antusias menyambut aksi kami. Program berjalan lancar dan didalam terminal kami berhasil menempel cukup banyak angkot dan bus, kemudian team memutuskan keluar dari terminal untuk melanjutkan aksi yang sama diluar terminal.

Kembali team dibagi 2 regu, regu pertama bertugas menyambangi angkot yang baru datang dan ngetem di depan pintu masuk terminal karena menunggu penumpang, sementara regu kedua bertugas menyisir lokasi sekitar terminal dan pasar tradisional untuk menggarap para tukang ojek, tukang becak dan pengunjung pasar.

Pak Dovi dan Pak Iwan (team Sukses) di group pertama dan segera melakukan aksinya, membagi-bagikan kalender dan minuman mineral Aqua kepada supir yang datang dan segera menempelkan stiker PIS di kaca dan bodi mobil angkot. Sementara Ibu Shelly (bendahara Team Sukses) memantau dari kejauhan sambil membuat dokumentasi foto aktifitas tersebut. Terlihat perjuangan pak Dovi sangat luar biasa, dimana angkot yang ngetem biasanya tidak berhenti lama, melainkan saat diusir oleh petugas DLLAJR mereka segera berangkat, jadilah pak Dovi berakrobat ria, turun naik dan lari-lari sambil loncat turun naik angkot.

Pak Caleg mendampingi pak Idink (Team Sukses) digroup dua bertugas menyapu para tukang becak dan ojek, nah ini pengalaman yang juga tak terlupakan, dimana sambutan para tukang becak sangat berbeda dengan sopir angkot/ bus. Umumnya kaum wong cilik ini lebih memiliki hati nurani dan santun, mereka sangat antusias dan sangat senang kami datangi, sambutannya meriah dan sangat “welcome”… kami segera menempelkan stiker PIS pada body becak di 3 tempat yaitu bagian dalam sisi kiri dan kanan spatboard dan sebagian ada yang minta di tempel di jok dalam, juga dibagian atap (canvas roof) dan body belakang, kami pun dengan semangat menempel.

Bagian yang membuat kami haru adalah saat kami membagikan botol-botol aqua, mereka dengan berebutan menerimanya dan langsung mengosongkan isinya, diminum hingga habis dan mengucapkan terima kasih, kamipun merobek bungkusan rokok, membagikannya dan pak Caleg sendiri yang menyalakan korek api (menyulut) dibibir para tukang becak tersebut. keakraban inilah yang akan selalu terkenang sepanjang hayat walaupun mungkin kami tidak menang pemilu namun aksi ini sangatlah menyentuh dan membahagiakan, dimana kami memetik hikmah bahwa banyak sekali rakyat Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan yang masih memerlukan bantuan dan uluran tangan pemerintah.

Para tukang becak makin banyak berdatangan, dan kami terus menyambangi mereka, juga penumpang becak kami berikan kalender PIS, pejalan kaki dan pedagang sekitarnya. Kamipun sempat berfoto bersama mereka, terlihat wajah para tukang becak yang ceria saat kami beri minum, rokok, stiker, kalender dan selanjutnya kami foto. Bahkan ada yang berteriak : “ pak minta kaos-nya juga”….!!!.. tak lupa kami mensosialisasikan PARTAI INDONESIA SEJAHTERA nomor 33 dan Capres PIS Bang YOS / SUTIYOSO kepada para wong cilik.

Selanjutnya Team Sukses dan Caleg beristirahat sejenak untuk aksi selanjutnya menyisir masuk ke pasar tradisional untuk membagikan kalender PIS kepada para pedagang pasar dan pengunjung pasar tradisional. Walaupun lelah dan lapar kami tidak merasakannya karena semangat kerja yang tinggi. Saat istirahat tersebut kami kedatangan tamu menggunakan sepeda motor besar (special engine) type trail dengan perlengkapan canggih seperti GPS, box metal kiri kanan dan kelengkapan lain untuk perjalanan jauh, pengemudinya bule (Jerman) dan tersesat serta kehilangan teman seperjalanan yang menggunakan motor yang sama, si bule bertanya dalam bahasa inggris apakah kami melihat rekannya dan kemana jalan menuju Cirebon. Kami menunjukkan arah dan juga bertanya dimana dapat menemukan warnet terdekat untuk berkomunikasi dengan rekannya. Kemudian si bule pamit, kami sempat memperhatikan plat nomor sepeda motornya bukan plat Indonesia, mungkin Jerman dan bule melanjutkan perjalannya setelah “say tengkiu” dia mengatakan akan menuju Surabaya dan Bali sebagai tujuan akhir.
Team kembali bekerja dengan masing-masing membawa kalender dan memasuki pasar tradisional dengan dibagi 3 team karena bendahara Team Sukses ikut terjun ke pasar, team menyisir sisi (lorong) kanan, kiri dan tengah, Pak Caleg dan Bendahara Team kebagian sisi kanan pasar dan kami segera melakukan aksi membagikan kalender PIS, seluruh toko dan kios kami bagikan kalender, juga pengunjung pasar yang kebetulan kami jumpai meminta juga kalender PIS. Aksi ini tidak memakan waktu lama karena kami hanya membagi-bagikan saja sebentar saja kalender yang kami bawa ludes. Team kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju sekertariat PAC PIS Tambun Selatan – Kab. Bekasi untuk bertemu dengan Sekertaris DPC PIS Bekasi Bapak Theodorus Rauf (Teddy).

MENYAMBANGI WONG CILIK

Rabu, 31 Desember 2008

calon presiden


Sutiyoso Calon Presiden RI 2009-2014




Letjen. TNI Purn DR. (HC) Sutiyoso, SH lahir di Semarang pada tanggal 6 Desember 1944, dari keluarga guru karena Bapaknya merupakan seorang Kepala Sekolah SD di Semarang pada saat itu. Menginjak usia remaja Sutiyoso harus tinggal bersama kakaknya yang tertua di Pontianak, Kalimantan Barat. Maka tidak mengherankan jika dikalangan Keluarga Besar Sutiyoso terdapat Ipar yang berasal dari Kalimantan.
Setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas pada tahun 1963, Sutiyoso kemudian mengikuti Pendidikan di Akademi Militer dan lulus pada tahun 1968 dengan Pangkat Letnan Dua. Sebagai Perwira muda Sutiyoso kemudian ditempatkan pada Kesatuan Elite TNI AD Kopasanda yang semula bernama RPKAD dan kemudian berganti nama menjadi KOPASSUS.

Pendidikan Militer lanjutan seperti SESKOAD diselesaikannya pada tahun 1984, SESKO TNI tahun 1990 sedangkan LEMHANNAS pada tahun 1993. Dari Kesatuan Elite ini karier Sutiyoso kemudian ditempa mulai dari Komandan Unit Kecil sampai dengan menduduki jabatan Wakil Komandan Jendral KOPASSUS.
Selama itu Sutiyoso mengalami berbagai penugasan operasi baik di Kalimantan Barat, Aceh maupun Timor-Timur. Setelah berbagai penugasan operasi, Sutiyoso kemudian diberikan bertugas dibidang pengalaman territorial sebagai Komandan KOREM 063 Surya Kencana Bogor yang kemudian dipromosikan menjadi Kepala Staf KODAM V Jaya dan setelah itu menjabat sebagai Pangdam Jaya menggantikan posisi Wiranto yang pada saat itu dipromosikan menjadi Panglima KOSTRAD.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Pangdam V Jaya, Sutiyoso kemudian terpilih menjadi Gubernur DKI Jaya. Pada saat mengawali tugasnya sebagai Gubernur, Sutiyoso dihadapkan kepada masalah rehabilitasi Kota Jakarta akibat dari kerusuhan Mei 1998. Tantangan tugas pertama ini walaupun sangat berat mengingat begitu parahnya kerusakan Jakarta akibat amuk massa saat itu dapat diselesaikan dengan baik tanpa efek negatif maupun gesekan dengan instansi-instansi terkait.
Kualitas kinerja yang baik ini bukan dicapai secara tiba-tiba tetapi melalui tempaan pengalaman masa lalu yang begitu bervariasi. Jabatan Gubernur DKI Jakarta diemban selama 2 periode yaitu dari 1998 s/d 2007.
Selama masa jabatan itu, tanpa bermaksud untuk memuja Sutiyoso fakta menunjukan bahwa Sutiyoso sangat memperhatikan kehidupan rakyat kecil termasuk Guru dan pengusaha kecil. Sebagai Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berhasil mengangkat penghasilan Guru di DKI menjadi yang tertinggi diantara seluruh Guru-guru di Provinsi lainnya.
Sebagai gambarannya gaji Guru di DKI Jakarta terendah mencapai Rp.4 juta jauh melebihi jumlah gaji dan tunjangan dari Guru-guru di Provinsi lainnya. Bantuan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilakukan melebihi jumlah uang yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, tanpa harus melalui birokrasi yang berbelit-belit.
Rakyat hanya datang dan menunjukkan identitas sebagai penduduk Jakarta, jika jelas alamatnya langsung dapat diberikan bantuan usaha sesuai dengan permohonan rakyat yang bersangkutan, Sutiyoso pun menunjukan kepedulian yang lebih kepada lingkungan hidup yang bersih dan asri, melalui pembuatan taman-taman hijau seperti lapangan Taman Monas, dan Taman Menteng yang telah menambah sarana rekreasi bagi masyarakat.
Perhatian Sutiyoso seperti ini bukanlah dibuat-buat tetapi merupakan cerminan dari kepeduliannya sebagai anak seorang pegawai rendahan, karena dia menghayati betapa sulitnya pegawai rendahan untuk membiayai keluarganya. Sebagai pemimpin Kota Metropolitan, yang merupakan cerminan Indonesia mini, Sutiyoso juga dikenal sebagai sosok yang sangat pro pluralisme. Sikap ini bukan hanya karena Sutiyoso telah berinteraksi dengan masyarakat yang beragam, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh keluarga besarnya yang multietnis.
Pada pihak lain, Sutiyoso sering menunjukkan kepemimpinannya yang kuat pada saat-saat diperlukan. Sebagai seorang pemimpin yang pernah ditempa dan teruji dalam berbagai penugasan operasi, keberanian untuk mengambil keputusan yang tepat pada saat-saat genting sangat menonjol. Hal ini ditunjukkan dengan proyek Pembangunan Kanal Timur, Proyek-proyek Busway, Monorail, dan rencana pembangunan Subway. Tantangan massa pada saat proyek-proyek ini digulirkan datang silih berganti, tetapi Sutiyoso tidak bergeming. Proyek itu tetap dilanjutkan karena Sutiyoso yakin bahwa proyek-proyek ini pada jangka panjang akan dapat mengatasi masalah baik kemacetan maupun banjir yang dari waktu kewaktu melanda Jakarta. Wacana untuk mengatasi banjir dan kemacetan dengan membangun Megapolitan Jabodetabek sebenarnya merupakan konsep penanggulangan banjir dan kemacetan secara komprehensif dan terintegrasi. Namun, konsep pembangunan ini belum sempat diselesaikan, Sutiyoso sudah harus menyerahkan jabatannya pada penggantinya.
Disamping pelaksanaan pembangunan fisik dan ekonomi tersebut diatas , Sutiyoso mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pembangunan spiritual hal ini terbukti dengan berhasilnya membangun Islamic Center Jakarta yang begitu megah , yang dibangun di atas tanah tempat lokalisasi prostitusi terbesar di Asia Tenggara (Keramat Tunggak) sehingga beliau mendapat julukan gubernur yang berhasil merubah "Tempat haram jadah menjadi sajadah". Dari keberhasilan-keberhasilan tersebut di atas, maka Provinsi DKI Jakarta dinyatakan sebagai provinsi yang paling berhasil meningkatkan APBD dalam kurun waktu 10 tahun, masa kepemimpinan Sutiyoso dari 1.7 triliun menjadi 21 triliun (terdapat kenaikan sebesar � 1300 %), hal ini tidak bisa dicapai oleh provinsi lainnya di Indonesia.
Dari konsep ini jelas terlihat bahwa sebagai pemimpin Sutiyoso merupakan pemimpin yang punya visi yang jauh ke depan (visioner). Namun, visi yang jauh ke depan (visioner) tersebut tetaplah membumi dalam arti bahwa visi-visi tersebut dapat dilakukan sesuai dengan konsep manajemen pembangunan modern. Pemeo Barat mengatakan bahwa dibalik suksesnya seorang Bapak terdapat dukungan dan dorongan yang tulus dari isteri serta anak-anaknya. Pemeo ini pun berlaku bagi Sutiyoso dan keluarganya, bahkan isteri dan anak-anaknya rela mengorbankan hak-hak mereka demi karir Sang Bapak dan kepentingan Rakyat.
Sebagai seorang Purnawirawan TNI sebenarnya setelah menyelesaikan 2 periode jabatan Gubernur DKI, Sutiyoso dapat saja untuk istirahat sambil menikmati masa tua bersama istri dan anak-anaknya. Namun, hal ini tidak dilakukannya setelah melihat dengan mata kepala sendiri bahwa jumlah rakyat miskin dan tingkat pengangguran yang begitu tinggi menantangnya untuk tidak beristirahat tetapi siap untuk berkompetisi untuk membangun bangsa sebagai Presiden RI masa bakti 2009-2014 bukan untuk mengejar jabatan ataupun kedudukan, namun untuk menjawab tantangan kekinian yaitu kemelaratan, kebodohan, dan ketidakberdayaan akibat pengangguran. Dengan Motto: "Melalui kepemimpinan kuat yang sudah teruji mari kita bangkit dari keterpurukan dan menggapai, cita-cita nasional masyarakat yang adil dalam kemakmuran dan aman dalam kesejahteraan."
Dibalik kekuatan-kekuatan tersebut diatas, sebagai manusia biasa Sutiyoso pasti juga punya kelemahan. Maka dalam kaitan ini rakyatlah yang nantinya menentukan apakah Sutiyoso layak dipercaya mengemban tugas yang lebih mulia dan berat. Oleh karena itu Sutiyoso dengan segala kerendahan hati namun penuh optimisme berharap bahwa jika kemelaratan / kemiskinan, kebodohan, pengangguran dan kekerdilan ingin dihilangkan serta harkat dan martabat ingin ditinggikan, maka Sutiyoso merupakan alternatif pemimpin untuk menyelesaikannya.


Selasa, 30 Desember 2008

VISI dan MISI

Caleg DPR RI Partai Indonesia Sejahtera, memiliki visi dan misi sebagai pedoman kerja dan cita-cita dalam mewujudkan sasaran kerja dan implementasi sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

VISI

Terwujudnya system demokrasi, transparansi, masyarakat adil makmur sejahtera, pemerintahan yang sehat dan berwibawa, jaminan kepastian hukum, ekonomi yang mapan dengan semangat kebersamaan bahu-membahu antara legislatif dan yudikatif untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara Republik Indonesia.


MISI

Reformasi Parlemen:
Dengan niat yang tulus sekuat tenaga dan fikiran mencurahkan terciptanya perbaikan yang positif, baik dan sehat sesuai dengan prinsip-prinsip good corporate governance, transparansi, nilai-nilai kejujuran/ keluhuran dan kebaikan (suara hati), memberantas praktek-praktek Korupsi, kolusi dan nepotisme.
Menampung aspirasi masyarakat:
mewakili dan menyuarakan aspirasi dan suara rakyat yang diwakili untuk dapat diimplementasikan sehingga kebijakan pemerintah sepenuhnya berpihak dan atas kepentingan rakyat.
Menggerakkan pemerintah:
untuk senantiasa melakukan kebijakan yang baik dan benar semata-mata untuk kepentingan rakyat, pembangunan dalam semua sektor meliputi ekonomi, politik, sosial, budaya, Hankam.
Mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan baik:
dengan melibatkan semua elemen masyarakat baik didesa maupun dikota besar sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi baik dan perlahan-lahan terlepas dari krisis ekonomi global semata-mata untuk kepentingan rakyat.
Mendorong sektor pendidikan, budaya dan olahraga:
untuk kaum muda penerus generasi bangsa sehingga Indonesia memiliki kader-kader anak bangsa yang memiliki kualitas dan kecerdasan (IQ,EQ & SQ) yang baik untuk pembangunan bangsa dan Negara.
Mengawasi jalannya pemerintahan:
agar semua kebijakan dan implementasinya tidak menyimpang dari ketentuan dan perundangan serta hukum yang berlaku.
Menjaga keutuhan NKRI:
dari rongrongan dan gangguan pihak-pihak yang berusaha meruntuhkan kewibawaan NKRI dan melakukan tindakan makar serta melawan hukum dan kedaulatan Negara Republik Indonesia.
Jaminan kepastian hukum:
bagi masyarakat pencari keadilan dan pihak-pihak yang memerlukan perlindungan hukum diwilayah kedaulatan Indonesia maupun masyarakat Indonesia diluar wilayah Indonesia.
Adil, makmur, sejahtera:
menciptakan masyarakat adil makmur dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.

brosur


33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)

33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)














Ketua Umum
Budiyanto Darmastono

Sekretaris Jenderal
Marnixon RC Wila

Asas
Pancasila
Visi
Melahirkan pemimpin - pemimpin bangsa yang dapat membawa bangsa Indonesia Sejahtera

Alamat DPP
Jl. Slamet Riyadi No.19 Matraman Jakarta TimurTelp / Fax : 021-8513890,8512690

CURRICULUM VITAE

PRIVATE DATA
Name
NINDYA N. BAHARUDDIN
Sex
Male
Marriage status
Marriage – three children
Religion
Moslem
Citizenship
Indonesia


FORMAL EDUCATION

2003 Present
Master of Business Law, Faculty of Law University of Indonesia (Fakultas Hukum UI) – Jakarta
1996
Master of Marketing Management, STIE IPWI, Magister Management – Jakarta
1991
Accounting, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Akuntansi Indonesia – Jakarta
1988
Financial Administration, Faculty of Economic Lambung Mangkurat University - Banjarmasin
1987
SMAN 26 – Jakarta
1984
SMPN 104 – Jakarta


NON FORMAL EDUCATION

2008
Excel - Binus , Jakarta
2007
The ESQ Way 165 – ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian – training for ADIRA FINANCE - Jakarta
2006
Venture Capital Financing Scheme – Keynote Speaker Workshop Coal Mining – Jakarta
2006
Syndicated Loan for Syariah Scheme – Muamalat Institute, Research Training Consulting & Publication – Jakarta
2005
The ESQ Way 165 – ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian – training for PNM - Jakarta
2005
Syariah Financing Scheme – Bank Muamalat Indonesia – Jakarta
2005
Minaut Indonesia – Problem Solving & Decision Making, LPPM – Jakarta
2003
Valuation and Corporate Finance Workshop – PT. PNM Venture Capital , Subsidiary of PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) – Jakarta
2003
Workshop : Peranan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Sebagai Jaksa Pengacara Negara Dalam Menunjang Kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) – PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) – Jakarta
2003
Workshop Quality Audit ISO 9001 : 2000, EAQC–PT. PNM Venture Capital, Subsidiary of PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) – Jakarta
2003
Understanding ISO 9001 : 2000, EAQC – PT. PNM Venture Capital, Subsidiary of PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) – Jakarta
2002
Investment for Syariah Institution, Tazkia Institute (Syariah Finance & Management) – Jakarta 2002
Fishing & Shipping Management with Financial Analysis – PT. PNM Venture Capital Subsidiary of PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) – Jakarta
2002
Financial Statement Analysis (Lending Rationale) – Damar Mulia – Bank Mega – Jakarta
2002
Loan for UKM (Small Business) Solution – Rhenal Kasali Management – Jakarta
2002
Agribusiness Management for Palm Oil Mills Development PT. Apperindo (Indonesia Plantation Association) – Jakarta
2001
ISO 9000 Quality System Awareness – PT. Surveyor Indonesia – Jakarta
2001
Basic PNM Venture Capital Orientation Program – PT.PNM Venture Capital subsidiary of PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) – Jakarta
1997
Management & Staff Relationship – Lembaga Psikologi Terapan, University of Indonesia – Jakarta
1997
Credit Analysis for Decision Making – Executive Development Program, University of Indonesia – Jakarta
1997
Assessment Program– Lembaga Psikologi Terapan, University of Indonesia – Jakarta
1996
Funding & Landing Rate, Rijanto & Co Banking Consultant Jakarta
1996
Achieving Breakthrough Service – Ongko Multicorpora – Jakarta
1996
Financial Analysis for Decision Making - Lembaga Psikologi Terapan, University of Indonesia – Jakarta
1996
Bank Loan portfolio Review & Prospect – Rijanto & Co Banking Consultant – Jakarta
1995
Economic & Law Aspect for Commercial Paper – Intipesan Pariwara – Jakarta
1995
Syndicated Loan – Bank Umum Nasional – Jakarta
1995
Legal Lending Limit (BMPK ) – Institute Bankir Indonesia IBI - Jakarta
1995
Small Business (KUK) – Executive Development Program University of Indonesia – Depok
1995
Environment Risk Management or Financial Institution – Word Bank – Jakarta
1995
Commercial Paper – Bank Arya Panduarta – Jakarta
1994
Customer Satisfaction – EXPERT – Jakarta
1994
Syndicated Loan – Ganesha Indotrans Banking Training & Education – Jakarta
1994
Product Trade Finance Export – Import – PT. Bank Arya Panduarta – Jakarta
1993
Legal Officer – Nitro Institute Business & Banking School – Jakarta
1993
Bank Loan Credit Management – IPPM Institute Pendidikan & Pengembangan Manajemen – Jakarta
1992
Astra Total Quality Control (TQC) – AETC Astra Education & Training Center – Jakarta
1992
Astra Customer Satisfaction - AETC Astra Education & Traning Center – Jakarta
1991
Credit Analysis – AFS Astra Financial Services Program – Jakarta
1990
System & Procedure of Loan Management – Astra Financial Services AFS – Jakarta
1988
Accounting Course – Brawijaya – Banjarmasin


ORGANIZATION ACTIVITY

1997 - 2000
Support for Roy BB. Janis (fund rising & funding) - Member of PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP)
2003 - 2007
Chief Business & Development PNM CLUB, PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero)
2005 - 2007
Chief Business & Development KOPERSI KARYAWAN MADANI, PT. PNM (Persero)
2005 - 2007
Board of Management, KOPERASI KARYAWAN MADANI – PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero)
2008 present
Caleg DPR RI Dapil Jabar VII - Member of PARTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS)

PROFESSIONAL EXPERIENCE

2009 - Present
Director - CENTER OF COMMUNICATION SHARIA ECONOMIC - Jakarta
2007- 2009

Fleet Underwriter Manager – National
Regional Credit Manager – Area Jabodetabekser
Acting Branch Manager – Bogor Branch
PT. ADIRA DINAMIKA MULTI FDINANCE Tbk – Head Office Jakarta
2006 - 2007
Manager, Business Arrangement & Investment – PT. PNM Venture Capital, subsidiary of PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI (PERSERO) – Jakarta
2000 - 2006
Manager, Marketing Division – PT. PNM Venture Capital Subsidiary of PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero) – Jakarta
1999 - 2000
Head of Marketing Division – PT. Kalsel Dana Makmur (Foreign Exchange Trading) – Banjarmasin
1997 - 1998
Head of Support Credit (Sumatera Area)– PT. BANK ARYA PANDUARTA Tbk – Head Office , member of BANK NOVA SCOTIA Canada – USA
1995 - 1997
Head of Analyst Credit - PT. BANK ARYA PANDUARTA Tbk – Head Office , member of BANK NOVA SCOTIA - Canada – USA
1995 - 1995
Deputy Head Corporate Banking - PT. BANK ARYA PANDUARTA, Head Office , Member of ONGKO GROUP - Jakarta
1994 - 1995
Credit Development, Department of Credit - PT. BANK ARYA PANDUARTA, Head Office , Member of ONGKO GROUP - Jakarta
1994 - 1994
Account Officer – PT. BANK PERTIWI , Head Office, member of ONGKO GROUP – Jakarta
1991 - 1993
Credit Analyst – PT. SANFinance – member of ASTRA FINANCIAL SERVICES , Head Office – Jakarta
1991 - 1991
Coordinator Small Business (KUK) - PT. SANFinance – member of ASTRA FINANCIAL SERVICES , Head Office – Jakarta
1990 - 1991
Treasury Officer - PT. SANFinance – member of ASTRA FINANCIAL SERVICES , Head Office – Jakarta

PROFESSIONAL EXPERT

Banking/ Multi finance/ Project Financing & Arrangement
Keahlian khusus dalam bidang perbankan dan lembaga keuangan selama +/- 18 tahun. Menangani proyek-proyek dalam bidang pertambangan, perkebunan, kontruksi, transportasi, perdagangan, industri, jasa, telekomunikasi, dll. Sebagai arranger dan lead syndicated loan pada berbagai proyek skala besar di Indonesia. Konsentrasi pada bidang Marketing & Credit.
Kelapa Sawit
Penelitian, pengembangan dan melakukan pembiayaan dalam bidang perkebunan kelapa sawit termasuk pabrik kelapa sawit di seluruh Indonesia selama +/- 7 tahun, konsentrasi kepada perkebunan sawit rakyat dan PKS skala kecil & sedang.
Membuat & mengembangkan konsep dan business design “WOP models” (Widespread Ownership Program) yaitu suatu konsep bisnis yang berbasis pada ekonomi kerakyatan dan keberpihakan kepada UKMK.
OTHERS ACTIVITY :
Trainer for ASQ (Adira Spiritual Trainee) : Integrity and Leadership Training for internal employee PT. ADIRA DINAMIKA MULTIFINANCE Tbk (ADMF), at Jakarta, Depok, Lampung, Padang, Medan, Bandung, Pontianak, Batu Licin, Surabaya, Pasuruan, act.
Trainer for Credit Analyst Training Internal ADMF employee - Legal Aspect, Basic analysis credit, survey tachnik, Adira Basic Training and integrity.
Trainer for BDOT/ BDET (Management Trainee) training internal ADMF - Jakarta

sekapur sirih

PENDAHULUAN
Assalammu’alaikum Wr Wb,

Dengan mengucap rasa syukur kehadirat Allah SWT karena sampai saat ini kita semua masih diberikan kesehatan, keselamatan dan kesuksesan. Untuk itulah marilah kita selalu ingat dan kembali kepadaNya agar segala apa yang kita kerjakan mendapatkan rahmat dan taufiq hidayahnya.. Amiiin.

Mohon maaf sebelumnya kami memberanikan diri berpartisipasi terjun kedalam dunia politik di Indonesia, tidak lain dan tidak bukan karena didasari beberapa hal sebagai berikut :
Pasca runtuhnya era Orde Baru dan memasuki era Reformasi dengan alam keterbukaan dan kebebasan yang tercipta saat ini menumbuhkan demokrasi yang subur di tanah air sehingga setiap warga Negara yang merasa peduli dan terpanggil jiwanya dapat mengabdikan diri pada Bangsa dan Negara melalui mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang dan Undang-Undang Dasar 1945.
Demokrasi di Indonesia dalam tahap pembelajaran, sehingga dalam perjalanannya banyak menimbulkan gejolak politik yang berdampak terhadap semua sektor dan sendi kehidupan masyarakat Indonesia, ketidak siapan dan banyaknya penyimpangan (KKN) yang terjadi adalah ongkos yang harus ditanggung dalam rangka pembelajaran tersebut, sehingga kami merasa terpanggil untuk meluruskan / memperbaiki apa yang seharusnya salah menjadi benar dalam dunia perpolitikan di Indonesia (amar ma’ruf nahi mungkar).
Sebagai orang muda kami sadar belum banyak yang dilakukan untuk kepentingan Bangsa dan Negara, sehingga kami merasa terpanggil untuk partisipasi aktif dalam parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat) sehingga kepentingan rakyat dapat terwakili dan dapat tersuarakan serta melakukan tindakan dan pemikiran dengan dasar kepentingan rakyat yang diwakili.

Sesuai ketentuan perundangan, yaitu : UU No. 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, UU No. 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan UU No. 2 tahun 2008 tentang Partai Politik, maka dengan niat baik dan tulus, kami mengajukan diri untuk ikut serta berpartisipasi pada Pemilu tahun 2009 sebagai CALON ANGGOTA LEGISLATIF - DPR- RI dari PARTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS) untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat VII (DAPIL JABAR VII) yaitu meliputi daerah perwakilan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

Dengan kerendahan hati, kami mintakan do’a restu dan dukungan Bapak/ ibu handai taulan serta kerabat dan masyarakat untuk mensukseskan Pemilu 2009 dan mendukung pencalonan kami, terlampir kami paparkan rencana kerja, visi dan misi serta strategi untuk pemenangan Pemilu 2009. Atas bantuan, dukungan, doa restu serta kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu Alaikum Wr Wb,
NINDYA NAZARA BAHARUDDIN

PIS man...!!!

Dengan perkembangan teknologi, tidak dapat dipungkiri bahwa blog menjadi salah satu sarana yang efektif untuk berkomunikasi.
Melalui blog ini, kami dapat memperkenalkan diri, mengkomunikasikan pemikiran dan menerima kritikan & saran secara langsung sehingga bisa mengetahui prioritas kebutuhan masyarakat secara riil.
Dengan kerendahan hati, kami mintakan do’a restu dan dukungan bapak, ibu, handai taulan dan kerabat serta masyarakat untuk mensukseskan Pemilu 2009 dan mendukung pencalonan kami sebagai anggota legislatif RI melalui Partai Indonesia Sejahtera (PIS), caleg nomor urut 4, untuk daerah pemilihan Jabar VII yang meliputi Kab.Bekasi, Kab,Karawang dan Kab.Purwakarta.
PIS man...!!